Page 105 - Reforma Kelembagaan dan Kebijakan Agraria (Hasil Penelitian Strategis STPN 2015)
P. 105
90 Reforma Kelembagaan dan Kebijakan Agraria
• Supporting Data
• Pemberian Batasan bagi pemegang hak dalam memanfaaatkan dan
menggunakan tanahnya sesuai dengan Peruntukan Lahan dalam
Rencana Tata Ruang
• Pemberian Tanggung Jawab untuk pemegang hak untuk melaksanakan
kewajibannya menjaga lingkungan yang lestari sesuai konsep 3R
Hal tersebut berkenaan dengan kegiatan legalisasi aset atau
Pendaftaran Tanah yang mencakup Pendaftaran tanah untuk pertama
kali maupun pemeliharaan data-data pertanahan (jual beli, waris, hibah
dll). Tentu saja nantinya proses pendaftaran tanah tersebut dapat menjadi
suatu sistem yang memfilter penggunaan tanah yang tidak sesuai dengan
tata ruang. Untuk itu selanjutnya perlu adanya formulasi kebijakan baru
bagaimana mekanisme pengaturan pemberian batasan (Restriction) dan
tanggung jawab (Responsibility) dalam rangka pendaftaran tanah yang
mengacu pada tata ruang yang ada.
Pemberian Restriction dan Responsibility sebenarnya sudah ada dalam
proses pendaftaran tanah namun demikian dalam pelaksanaannya tata
ruang belum menjadi pertimbangan utama dalam mekanisme pemberian
atau pengakuan hak atas tanah. Konsep bahwa adanya hak tentu ada
kewajiban dan batasan yang mengikuti harus menjadi sebuah kesadaran di
masyarakat dan tentunya harus diatur secara tegas reward atau punishment
bagi yang melaksanakan atau melanggar.
Tidak dapat dipungkiri pada kenyataannya bidang-tanah yang
bersertipikat jumlahnya masih kurang dari 50 persen dibandingkan taksiran
jumlah bidang total di seluruh Indonesia. Dalam melakukan perekaman
data untuk tanah-tanah yang belum bersertipikat Kementerian Agraria
dan Tata Ruang/ BPN mengupayakan sebuah kegiatan yang dinamakan
Inventarisasi Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah
(IP4T). Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengumpulkan data yang
berkaitan dengan penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan
atas bidang-bidang tanah pada sebuah wilayah tertentu. Data tersebut
sangat bermanfaat dalam menunjang proses penataan ruang terutama

