Page 320 - MANAJEMEN KEUANGAN PUBLIK: PRINSIP, REGULASI, DAN IMPLEMENTASI
P. 320

BAB  IV.

                     AUDIT KEUANGAN PUBLIK











            Dalam kerangka manajemen keuangan publik yang modern dan
            akuntabel, audit keuangan publik menempati posisi yang sangat
            strategis sebagai instrumen kontrol untuk memastikan pengelolaan
            keuangan  negara  berjalan  sesuai  prinsip  transparansi,  efisiensi,
            dan  kepatuhan  hukum. Audit bukan  sekadar  kegiatan memeriksa
            angka-angka dalam  laporan keuangan, melainkan  bagian integral
            dari  upaya  menjaga  kredibilitas  fiskal,  mengawal  integritas
            pejabat publik, serta menjamin setiap rupiah yang dibelanjakan
            dapat dipertanggungjawabkan kepada rakyat.  Secara konseptual,
            audit publik merupakan  bagian  dari public accountability system
            yang berfungsi memberikan assurance atas keandalan informasi
            keuangan, efektivitas program, dan kepatuhan terhadap regulasi
            (INTOSAI, 2019; Morin, 2003). Dalam teori new public management
            (NPM), audit juga  dipandang  sebagai mekanisme performance-
            based control yang menekankan hasil (outcome) dan nilai tambah
            terhadap tata kelola pemerintahan (Pollitt & Summa, 1999). Lebih
            jauh,  audit  publik  berperan  memperkuat kepercayaan  masyarakat
            terhadap pemerintah melalui mekanisme checks and balances yang
            independen, sistematis, dan berbasis risiko (Power, 1999; Guthrie et
            al., 2003). Dengan demikian, audit bukan sekadar  aktivitas teknis
            pemeriksaan  laporan  keuangan,  melainkan  elemen  normatif  yang
   315   316   317   318   319   320   321   322   323   324   325