Page 318 - MANAJEMEN KEUANGAN PUBLIK: PRINSIP, REGULASI, DAN IMPLEMENTASI
P. 318

BAGIAN  IV   297
                                                            Pengendalian

            Melalui mekanisme penilaian yang terstruktur, hasil  IKPA  diolah
            menjadi laporan yang dapat dimanfaatkan secara berjenjang, mulai
            dari  tingkat  satuan kerja di  Kementerian/Lembaga hingga diolah
            secara nasional  oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb).
            Laporan capaian IKPA yang dihasilkan secara berkala menjadi dasar
            evaluasi sejauh mana kinerja pelaksanaan anggaran benar-benar
            berjalan sesuai arah kebijakan fiskal negara. Dengan  demikian,
            penilaian IKPA menegaskan posisinya sebagai salah satu instrumen
            pengendali  mutu pelaksanaan anggaran yang diatur  secara  resmi
            melalui ketentuan teknis dalam PER-5/PB/2024.

                Pemanfaatan  IKPA  juga  membawa  dampak  nyata  pada  pola
            pembinaan dan pengawasan keuangan negara. Dengan adanya hasil
            penilaian  yang  obyektif,  DJPb  memiliki  landasan  yang  kuat  untuk
            melakukan pembinaan teknis dan supervisi kepada satuan kerja
            yang nilai kinerjanya belum optimal. Pola pembinaan ini tidak hanya
            menitikberatkan pada koreksi administratif, tetapi juga mendorong
            terjadinya transfer  pengetahuan, penguatan  kapasitas teknis, dan
            penataan ulang proses bisnis agar belanja negara semakin efisien dan
            tepat sasaran. Lebih jauh, hasil IKPA juga menjadi sumber informasi
            bagi pimpinan K/L dalam mengambil kebijakan perbaikan internal,
            sehingga siklus pengendalian  dan  evaluasi  dapat  berjalan  secara
            menyeluruh.

                Dalam konteks yang lebih luas,  hasil IKPA menjadi rujukan
            penting  untuk mendukung penilaian  kinerja anggaran secara
            keseluruhan, sebagaimana ditekankan pula dalam kebijakan induk
            pengelolaan APBN. Integrasi hasil penilaian IKPA ke dalam sistem
            evaluasi kinerja anggaran membuktikan  bahwa  setiap tahapan
            pelaksanaan belanja negara harus dapat dipertanggungjawabkan, tidak
            hanya dari sisi penyerapan anggaran, tetapi juga dari segi kepatuhan
            administratif dan capaian output. Dengan kerangka penilaian yang
            berkesinambungan ini, pemerintah dapat memetakan potensi risiko
            fiskal sejak dini, mendeteksi pola belanja yang menyimpang, dan
            merumuskan kebijakan fiskal yang lebih presisi di masa mendatang.
   313   314   315   316   317   318   319   320   321   322   323