Page 104 - Menuju Penataan Ruang dan Pengelolaan Pertanahan yang Berkelanjutan dan Berkeadilan
P. 104

Optimalisasi Akses Reform Dalam Rangka  95
                       Kesejahteraan Rakyat di Desa Rawajaya Kecamatan Bantarsari Kabupaten Cilacap
                 Kemudian pada sektor peternakan sebesar 48 atau 4%, warga
             Desa Rawajaya  cenderung  memiliki  peternakan  seperti kambing,
             hewan  unggas dan  lain  sebagainya, dimana warga  menjual  hasil
             ternaknya biasanya kepasar atau tengkulak. Selain itu terdapat juga
             jenis usaha UMKM sebesar 437 atau 40%. UMKM yang dimaksudkan
             adalah seperti warga yang mempunya potensi usaha seperti warung
             kelontong/sembako, menjual makanan (warteg), memproduksi gula
             merah,  dan  lain  sebagainya  yang  berkaitan dengan  perdagangan
             jasa/barang.
                 Desa Rawajaya  terdapat  2 kelompok  pertokoan  dan  1  (satu)
             pasar, selain itu fasilitas ekonomi lainnya minimarket sebesar 3,toko
             kelontong berjumlah 99 dan rumah makan sebanyak 2, banyaknya
             warung kelontong  di  desa Rawajaya  terbesar  atau  sebesar 28 %
             didalam wilayah Kecamatan Bantarsari. Jenis usaha warung makanan
             di  Desa Rawajaya  cukup banyak  yaitu  sebesar 13  atau 22%  dari
             jumlah seluruh warung makan yang ada di Kecamatan Bantarsari,
             potensi ini menurut  peneliti  adalah modal  yang  sangat mungkin
             dikembangkan lebih baik hal itu juga didukung oleh adanya jenis
             ikan gabus yang ditemui bila terjadi rob atau banjir yang mempunyai
             nilai ekonomi relatif tinggi, akan tetapi hal itu juga harus di barengi
             dengan kemampuan  untuk mengolah komoditi itu  dengan baik
             apalagi bila ada suatu masakan yang khas yang hanya ditemui di
             Desa Rawajaya. Dalam kegiatan akses reform yang dilakukan di Desa
             Rawajaya dapat diketahui  pendapatan  bulanan  peserta  Kegiatan
             Akses Reforma Agraria di Desa Rawajaya yang paling banyak berada
             di yang paling tinggi, yaitu Rp. 5.000.000 – Rp. 6.000.000 hanya ada
             dua orang, dapat ditarik kesimpulan bahwa kondisi ekonomi peserta
             akses reforma agraria masih jauh dari sejahtera. Data di atas selaras
             dengan ditetapkannya  Rawajaya  sebagai  desa  miskin  yang  perlu
             pengentasan kemiskinan karena  sebagian besar  warganya masih
             berpenghasilan di bawah 2 juta. kelompok pendapatan Rp. 100.000 –
             Rp 1.000.000. sedangkan kelompok pendapatan

                 Kepadatan  penduduk  di Desa  Rawajaya  berdasarkan  data
             yang dikeluarkan  BPS  Cilacap dalam  kecamatan dalam angka,
             menunjukkan bahwa jumlah  penduduk Rawajawa berjumlah
   99   100   101   102   103   104   105   106   107   108   109