Page 43 - 908 - PROBIS KEPESERTAAN_Neat
P. 43

iv.  Contoh Kasus
                               PT  ABC  karena  perkembangan  usaha  berubah  menjadi  PT  ABC
                               Sejahtera, maka perubahan nama PK/BU harus dilakukan oleh Petugas
                               Kepesertaan  Kantor  Cabang  Terdaftar  dengan  meminta  dokumen
                               pendukung  seperti  surat  permintaan  dari  PK/BU  serta  akta  notaris
                               terbaru dan kemudian dilakukan pencetakan ulang sertifikat.
                           v.  Kewenangan
                               (Kantor Cabang)
                                 ▪  Petugas Kepesertaan Kantor Cabang
                                 ▪  Kepala Bidang Kepesertaan
                                 ▪  PIC PK/BU

                       b.  Perubahan Nonaktif PK/BU
                            i.  Kondisi
                                 ▪  Kesalahan penonaktifan PK/BU baik untuk BLTH NA dan elemen
                                     terkait lainnya
                                 ▪  Buka Kode NA karena ada sisa IBR yang belum selesai dilakukan
                                     posting
                           ii.  Syarat & Dokumen
                                 ▪  Surat Permintaan dari PK/BU;
                                 ▪  Surat Permintaan dari Kantor Cabang;
                                 ▪  Berita Acara dari Kantor Cabang;
                                 ▪  Dokumen yang dijadikan dasar Penonaktifan PK/BU; dan
                                 ▪  Bukti sisa IBR yang tercatat pada sistem aplikasi
                           iii.  Kebijakan Koreksi
                                 ▪  Koreksi  BLTH  NA  dan  elemen  lainnya  dilakukan  sesuai  dengan
                                     dokumen dan bukti
                                 ▪  Dalam  hal  buka  kode  NA  karena  ada  sisa  IBR,  maka  setelah
                                     posting iuran langsung dilakukan penonaktifan kembali
                                 ▪  Koreksi dapat dilakukan baik untuk level NPP maupun divisi
                           iv.  Contoh Kasus
                                 ▪  PT  ABC  telah  dilakukan  NA  pada  Januari  2023  dan  ternyata
                                     seharusnya bulan Februari 2023
                                 ▪  PT  XYZ  telah  nonaktif  bulan  Januari  2023,  tetapi  masih
                                     mempunyai sisa IBR Rp. 3.400.000,-, maka dilakukan pembukaan
                                     kode  nonaktif  dan  dilakukan  nonaktif  kembali  oleh  Petugas
                                     Kepesertaan setelah posting iuran sisa IBR selesai
                           v.  Kewenangan
                               (Kantor Wilayah)
                               Bidang DHCA Kantor Wilayah dengan persetujuan berdasarkan surat
                               pengajuan/agenda  permintaan  dari  Bidang  Kepesertaan  Kantor
                               Wilayah
                           vi.  Alur Pengajuan
                                 ▪  Kantor  Cabang  melakukan  permintaan  koreksi  melalui  surat  ke
                                     Kantor Wilayah dilampirkan dokumen pendukung
                                 ▪  Berdasarkan  hasil  verifikasi  apabila  disetujui  maka  Bidang
                                     Kepesertaan  Kantor  Wilayah  membuat  agenda  permintaan
                                     koreksi ke Bidang DHCA Kantor Wilayah
                                 ▪  KBP melakukan pengajuan agenda koreksi pada sistem aplikasi
                                     melalui menu Koreksi Internal antar Kantor


                                         908    |  Proses Bisnis Kepesertaan                           43
   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47   48