Page 41 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 41

panjang,  membayangkan  jarak  yang  perlahan  membentang  di

          antara kami.

               Menjelang  senja,  kabar  kembali  datang.  Kali  ini  nadanya
          penuh dengan kegusaran yang sudah sangat akrab di telingaku. Ia

          telah  berpacu  dengan  waktu  menuju  bandara,  namun  semesta
          nampaknya  ingin  sedikit  bercanda,  pesawatnya  delay.  Seperti

          naskah  yang  sudah  bisa  ditebak,  ia  mulai  menumpahkan

          kekesalannya, mengomel panjang lebar tentang ketidakefisienan
          maskapai,  seolah  dunia  berkonspirasi  untuk  menghambat

          langkahnya.

               Baru  sekitar  pukul  tujuh  malam,  ia  akhirnya  benar-benar
          melangkah  masuk  ke  dalam  pesawat  itu.  Sebelum  sinyalnya

          terputus oleh ketinggian, sebuah  foto di dalam pesawat dengan

          pesan  terakhir  mendarat  di  ponselku:  "Selama  saya  tinggal  ke
          Lampung, anda jangan macem-macem ya, jangan kaya Jule."

               Aku  hanya  bisa  tersenyum  getir  membaca  pesan  darinya

          yang takut aku bersikap seperti Jule, sosok publik figur yang kerap
          menghiasi  tajuk  berita  karena  skandal  perselingkuhan  itu.

          Pikiranku justru terbang pada ketenangan yang sebentar lagi akan

          menyelimuti  kamarku.  Pergilah  yang  lama,  Ras, bisikku  dalam

          hati. Doaku kala itu hanya satu: biarlah waktu melambat di sana,

          agar aku bisa memulihkan diri dari keletihan yang ia ciptakan.


                                                                          41
   36   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46