Page 46 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 46

Melihat rengekannya yang tak kunjung usai, pertahananku

          runtuh.  Aku  menyerah  dan  mengiriminya  pesan  melalui

          WhatsApp.  Begitu  percakapan  berpindah  ke  sana,  ia  langsung
          menghujaniku  dengan  kronologi  kejadian  secara  mendetail.

          Sungguh,  membayangkan  ekspresi  wajahnya  saat  ponsel  itu
          tergelincir ke genangan air di tengah suasana pantai yang syahdu

          terasa sangat mengocok perut.

               Di tengah percakapan, ia mengabarkan sebuah perubahan
          rencana.  Alih-alih  terbang  dengan  pesawat,  ia  memilih

          membatalkan  tiketnya  karena  urusan  pekerjaan  yang  masih

          mengikat.  Ia  memutuskan  untuk  pulang  ke  Jakarta  membelah
          lautan.  Sore  harinya,  ia  sudah  berada  di  dermaga.  Sambil

          menunggu kapal bersandar, ia menyempatkan diri mengisi perut

          dan  tak  henti-hentinya  mengungkapkan  keheranan  atas  harga
          tiket kapal yang begitu miring, hanya sekitar dua ratus ribu rupiah,

          sebuah angka yang menurutnya sangat ajaib.

               Langkah  kakinya  kemudian  membawa  dirinya  masuk  ke
          dalam  lambung  kapal.  Ia  sempat  meneleponku,  suaranya

          terdengar  antusias  menceritakan  betapa  indahnya  bentang

          cakrawala  dari  atas  dek.  Ia  mencoba  memulai  panggilan  video
          untuk  berbagi  visual  itu  denganku,  namun  sayangnya,  sinyal  di

          tengah laut terlalu ringkih untuk mempertahankan koneksi kami.


                                                                          46
   41   42   43   44   45   46   47   48   49   50   51