Page 49 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 49

seharian  bekerja.  Namun,  di  sinilah  aku  sekarang,  berdiri  di

          samping The Voice, di sebuah kedai masakan Jepang yang unik,

          bentuknya menyerupai tenda pecel lele namun menu makanannya
          adalah masakan khas Negeri Sakura.

          "Mau pesan apa?"   tanyanya lembut.
          Aku menggeleng, menegaskan bahwa perutku sudah cukup terisi.

          Namun, sifat keras kepalanya muncul; ia tetap memesan dua porsi.



          Chicken Katsu Teriyaki untukku dan Beef untuk dirinya. Di sela
          menunggu makanan, ia mulai mengeluh tentang warna kulitnya
          yang menghitam terpapar surya.

          "Ngga apa-apa, nanti juga putih lagi",  ucapku menenangkan. Aku
          bahkan  menyarankannya  menggunakan  lulur  Shinzui,  rahasia

          kecilku  untuk  mencerahkan  kulit  dengan  cepat  dan  dia

          memintaku untuk menemaninya untuk membeli lulur tersebut di
          Alfamart.

               Farras  kemudian  mulai  mendominasi  percakapan.  Ia

          menceritakan  kembali  kronologi  tragis  saat  ponselnya  harus
          'berenang' di kubangan air, sembari sesekali menunjukkan ponsel

          barunya. Sifat pamer tampaknya sudah menjadi bagian dari DNA-

          nya.  Ia  menggerutu  karena  nomorku  sempat  hilang  dari  daftar
          kontak lantaran sistem backup otomatisnya hanya berjalan dua

          minggu sekali.


                                                                          49
   44   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54