Page 454 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 454
depan pagar, aku turun dan langsung masuk tanpa mencium
tangannya.
Dulu aku berjanji pada diriku sendiri, di bulan Mei nanti aku
akan menerimanya kembali, menerima segala masa lalu dan
kekurangannya. Aku tidak memberi celah laki-laki manapun
untuk masuk ke dalam hidupku. Namun di hari terakhir
istikharahku, aku menangis meminta dilapangkan dada untuk
melepasnya. Dan malam ini, doa itu terjawab, kehadirannya tak
lagi menggetarkan apa pun di dalam sini.
"Beb, terima kasih sudah pernah hadir. Aku tak menyangka
kita bisa sejauh ini. Aku pikir buku ini akan berakhir bahagia dan
dibaca oleh anak-anak kita nanti, nyatanya buku ini hanya menjadi
monumen dari sebuah hubungan yang pelik. Maafkan egoku
selama ini, tapi ketahuilah, itu adalah bentuk sayangku. Pesanku
hanya satu: jika nanti kamu memulai lembaran baru, tolong
jujurlah walau realitanya pahit, agar tak ada lagi luka yang sama.
Beb, aku tutup cerita kita di sini. Aku izin move on dan
melanjutkan hidup dengan yang lain. Semoga kita sama-sama
sembuh dengan pilihan masing-masing. Selamat tinggal.
-Gina Amalia-
454

