Page 452 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 452
berkeping-keping, sebuah isyarat bahwa ikatan kami memang
harus terputus. Hingga cincin berinisial 'F' yang patah berkali-kali,
seolah menegaskan bahwa sekuat apa pun aku mencoba
mengikatnya, hubungan ini akan tetap rapuh. Bahkan rencana
mutasiku terasa seperti cara Tuhan memaksaku keluar dari
orbitnya.
Jika ditarik benang merah sebelumnya, banyak kejadian
yang memang secara logika merupakan petunjuk dari Allah. Saat
kami mulai bicara soal pernikahan, yang datang justru ujian
bertubi-tubi dalam waktu kurang dari seminggu. Perang ego, ujian
finansial, hingga rahasia besar tentang statusnya yang ia
sembunyikan rapat-rapat. Awalnya kupikir itu adalah proses
'pembersihan' sebelum melangkah maju, namun setelah satu
bulan istikharah, aku sadar itu bukan ujian. Itu adalah petunjuk
bahwa dia memang bukan orang yang ditakdirkan untukku.
Kami berbagi cerita tentang masa-masa sulit pasca
perpisahan, namun bagiku, Farras di depanku hanyalah orang
asing dengan rupa yang sama. Waktu berjalan begitu lambat,
sebuah kontradiksi dari masa lalu di mana aku selalu membenci
saat-saat dia harus mengantarku pulang.
452

