Page 447 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 447
ulang tahun Popay. Aku harus keluar mencari kejutan untuknya
tepat di tengah malam nanti.
Di tengah kebimbangan, nama Farras terlintas. Aku
menghubunginya, meminta kesediaannya menemaniku mencari
kue ulang tahun. Ia mengiyakan, sembari bercerita bahwa ia pun
harus melakukan kontrol kesehatan sore ini. Kami berjanji untuk
bertemu pukul empat. Sementara itu, ponselku tak henti bergetar
oleh rentetan pesan dari Jovan yang bingung akan sikap dinginku
yang tiba-tiba. Aku hanya memberi alasan klise, sedang di mall
karena bosan. Ketika dia menawarkan diri untuk menyusul, aku
menolaknya dengan halus, memintanya beristirahat karena dia
baru saja tiba dari perjalanan luar kota.
Pukul lima sore, sebuah pesan singkat dari Farras masuk:
"Otw Gin." Empat puluh lima menit kemudian, deru motor
terdengar di depan pagar kostku. Seorang laki-laki dengan motor
Beat dan helm merah jambu menungguku di sana. Secara refleks,
aku meraih tangannya dan menciumnya, sebuah kebiasaan yang
telah mendarah daging, meski rasa di dalamnya telah berubah. Dia
tersenyum tipis, dan aku membalasnya dengan cubitan kecil di
pipi. Namun, hatiku mencelos. Dia terlihat sangat kurus, wajahnya
pucat pasi. Di mataku, dia nampak layu, seperti bunga yang
kehilangan akarnya.
447

