Page 442 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 442

Saat kuterima panggilan itu, aku sempat mengira itu Farras

          karena warna suara mereka yang identik. Ternyata Ronny, sosok

          yang sudah lama tidak bertukar kabar denganku. Ia mengajakku
          makan malam. Kali ini, benteng penolakanku runtuh bukan karena

          keinginan,  melainkan  rasa  tidak  enak  yang  menumpuk.  Aku
          merasa  tidak  enak  hati  terus-menerus  mengabaikan  seseorang

          yang telah meluangkan waktunya demi aku.

          "Aku  masih  di  kampus,  mungkin  baru  sampai  kos  sebelum
          Magrib,"  ujarku memberi syarat halus.

          "Tidak masalah,"  jawabnya tenang.

          Siang harinya, ia kembali mengirim pesan, memastikan bahwa aku
          tidak  akan  menghilang  secara  mendadak.  Dan  aku,  dengan

          setengah hati yang kupaksakan, mengiyakan.

               Pukul 18.00 WIB, aku mulai bersiap. Malam itu aku memilih
                                                             .

          turtleneck  knitted  dress berwarna  broken  white Sebuah  dress
          baru yang kubeli bersama Popay hari Jumat lalu. Saat bercermin,

          untuk  pertama  kalinya  aku  merasa  benar-benar  cantik,  Korean
          look  yang kupulas di wajah terasa begitu menyatu dengan suasana

          hatiku yang mendadak sedikit terangkat.

          "Jadi, Koh?"  tanyaku singkat melalui pesan singkat.
          "Jadi. Kamu udah siap? Aku share live location ya,"  balasnya sigap.





                                                                        442
   437   438   439   440   441   442   443   444   445   446   447