Page 24 - Pendidikan Pancasila SMA Kelas X
P. 24

e)  Keadilan Rakyat
                                                       “Kita mendirikan Negara Indonesia yang (makmur, bersatu,
                                                       berdaulat) adil. Maka negara hanya bisa adil, jikalau negara itu
                                                       menyelenggarakan rasa keadilan rakyat dan menuntun rakyat ke­
                                                       pada cita­cita yang luhur menurut aliran zaman.”

                                               Tugas 1.4


                                                Bentuklah kelompok berang go takan tiga orang. Kemudian, cari lah infografis ten-
                                                tang Supomo minimal tiga. Buatlah kesimpulan atau tulisan ber dasarkan infografis
                                                yang sudah kalian dapatkan. Akan lebih baik lagi jika dalam infografis tersebut
                                                me nunjukkan semua hal yang berhubungan dengan Supomo sejak masa kecilnya,
                                                pendidikannya, peranannya dalam perjuangan bangsa Indonesia. Presentasikan
                                                hasil nya di depan kelas.



                                                 Wawasan Kewarganegaraan

                                                Supomo  lahir  di  Sukoharjo,  Jawa  Tengah  pada  tanggal 22 Januari 1903.
                                                Meskipun terlahir sebagai bangsawan, beliau tidak memiliki jiwa feodal seperti
                                                keluarga kepala daerah umumnya pada saat itu. Supomo digambarkan sebagai
                                                anak yang sederhana dan rendah hati. Beliau juga merupakan siswa berprestasi
                                                yang lulus dengan memuaskan pada setiap jenjang pendidikan.
                                                   Pada usia 21 tahun, Supomo me ngejar cita-cita untuk menjadi ahli hukum
                                                dengan belajar ilmu di Fakultas Hukum Universiteit Leiden. Beliau mem per dalam
                                                peminatan hukum adat. Di Belanda, Supomo bergabung dengan Indonesische
                                                Vereniging atau Perhimpunan Indonesia. Perkumpulan yang berubah menjadi
                                                organisasi politik itu mengajarkan nilai-nilai pergerakan untuk kemerdekaan
                                                kepadanya.
                                                   Pendidikan yang ditempuh Supomo adalah Europeesche Lagere School (ELS)
                                                setara sekolah dasar di Boyolali tahun 1917. Kemudian, beliau melanjutkan
                                                Pendidikan ke Meer Uitgebreid Lagere Onderwijs (MULO) di Solo tahun 1920
                                                dan Bataviasche Rechtsschool di Batavia tahun 1923. Setelah itu, Supomo
                                                melanjutkan Pendidikan ke Universiteit Leiden di Belanda. Tanggal 14 Juni 1927,
                                                beliau lulus ujian Sarjana Hukum dan tanggal 8 Juli 1927 promosi gelar Doctor in
                                                de Rechtsgeleerdheid.
                                                   Setelah kembali ke Indonesia, Supomo juga aktif dalam pergerakan Budi Utomo.
                                                Beliau juga Ketua Pengadilan Negeri di berbagai wilayah serta menjadi anggota
                                                BPUPK dan PPKI. Supomo juga menjadi Menteri Kehakiman Indonesia pertama
                                                tahun 1945 dan anggota KNIP. Beliau juga merupakan Rektor Universitas Indonesia
                                                kedua tahun 1951–1954 serta Guru Besar di berbagai universitas dan akademi.
                                                Supomo juga pernah menjadi Duta Besar RI untuk Inggris tahun 1954–1956.
                                                   Pada sidang BPUPK tanggal 31 Mei 1945, Supomo meng ajukan usulan Dasar
                                                Negara Indonesia Merdeka. Beliau kemudian diangkat menjadi ketua panitia kecil
                                                perancang UUD yang bertugas merancang dan menyem purnakan naskah UUD yang
                                                merupakan hasil rancangan dasar negara Indonesia yang dikenal dengan Piagam
                                                Jakarta yang dirumus kan pada tanggal 22 Juni 1945. Supomo meninggal pada
                                                tanggal 12 September 1958. Penghargaan yang pernah didapatnya adalah Gelar
                                                Pahlawan Kemerdekaan Nasional berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik
                                                Indonesia No. 123/TK/TH 1965, tanggal 14 Mei 1965.







               12          Pendidikan Pancasila Kelas X
   19   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29