Page 39 - gabungan tanpa kajur fix e-Modul Audit 1
P. 39
2) Risiko pengendalian (control risk)
Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola: Dewan komisaris, Komite Audit, dan pengelola
Kerangka pelaporan keuangan, misal: Standak Akuntansi Keuangan (SAK). Sebagai dasar
dalam penerapan kebijakan akuntansi dan untuk menyusun laporan keuangan. Kerangka
pelaporan keuangan dibagi jadi 2 jenis yaitu: 1) kerangka pelaporan wajar dan 2) kerangka
pelaporan kepatuhan.
Laporan keuangan utama yaitu laporan kas masuk dan laporan kas keluar. Sedangkan Laporan
Keuangan lengkap yaitu: Laporan Laba Rugi, laporan posisi keuangan, laporan perubahan
modal, laporan arus kas, dan CALK.
Prinsip prinsip dasar kode etik bagi KAP:
1) Integritas
2) Objektivitas
3) Kerahasiaan
4) Kompetensi dan kecermatan profesional
5) Perilaku profesional
SPM 1 untuk mengatur tanggung jawab KAP untuk menetapkan dan memelihara sistem
pengendalian mutu untuk perikatan audit.
SKEPTISISME PROFESIONAL
Ancaman yang mungkin dihadapi auditor:
1. Self interest
2. Telaah pribadi
3. Advokasi
4. Intimidasi
5. kekeluargaan
B. Persetujuan Atas Ketentuan Perikatan Audit
Standar Audit 210 ini mengatur tentang “Persetujuan Atas Ketentuan Perikatan Audit”. Dalam
prakondisi untuk suatu audit, auditor harus:
1) Menentukan apakah kerangka pelaporan keuangan yang diterapkan pada laporan
keuangan Klien dapat diterima
2) Memperoleh persetujuan dari manajemen mengenai kesadaran tanggung jawabnya
Pembatasan atas ruang lingkup sebelum penerimaan perikatan audit--- akan menyebabkan
auditor tidak memberikan opini (Disclaimer)—sehingga auditor harus menolak perikatan,
KECUALI jika diharuskan oleh Peraturan Perundang-Undangan.
34