Page 40 - gabungan tanpa kajur fix e-Modul Audit 1
P. 40

Ketentuan perikatan audit yang disepakati harus dicatat dalam SURAT PERIKATAN AUDIT

               atau bentuk tertulis lainnya yang mencakup:
                   1)  Tujuan dan ruang lingkup audit

                   2)  Tanggung jawab auditor
                   3)  Tanggung jawab manajemen

                   4)  Identifikasi kerangka pelaporan keuangan yang ditetapkan dalam menyusun laporan

                       keuangan.
                   5)  Pengacuan ke bentuk dan isi laporan yang akan dikeluarkan oleh auditor

               Isi dari surat perikatan audit mencakup:
                   1)  Penjelasan ruang lingkup audit

                   2)  Bentuk komunikasi lain

                   3)  Fakta mengenai risiko inheren, dll.
               Pada  Audit  Berulang,  auditor  bertanggung  jawab  mengingatkan  mengenai  apakah  ada

               kondisi  yang  memerlukan  suatu  revisi  terhadap  perikatan  audit,  dan  mengingatkan  entitas
               tentang ketentuan perikatan yang masih berlaku.


               PENERIMAAN PERUBAHAN DALAM KETENTUAN PERIKATAN AUDIT:

               Perubahan dalam ketentuan perikatan audit hanya dapat diterima oleh auditor jika ada alasan

               yang memadai untuk melakukan perubahan tsb. Kalau sebelum penyelesaian perikatan, auditor
               diminta ngerubah tingkat asurans ke tingkat yg lebih rendah (misal ke dari audit berubah jadi

               review), maka auditor harus mempertimbangkan dasar yang wajar utk menyetujuinya. Setiap
               perubahan ketentuan perikatan harus dituang dalam bentuk surat perikatan baru atau perjanjian

               tertulis. Kalau aduditor tidak bisa setuju, maka harus menarik diri dari perikatan, menentukan

               apakah perlu lapor terkait kondisi ke pihak yang tanggung jawab terhadap tata kelola.
               PERTIMBANGAN LAIN DALAM PENERIMAAN PERIKATAN

                   1)  Perhatikan  ada  atau  tidaknya  benturan  antara  Standar  Pelaporan  Keuangan  dengan
                       Ketentuan Tambahan oleh Perundang-undangan.

                       Note: intinya, boleh ada perbedaan, tapi manajemen harus melakukan pengungkapan

                       tambahan di laporan keuangannya.
               TANGGUNG  JAWAB  MANAJEMEN  DAN  PIHAK  YANG  BERTANGGUNG  JAWAB

               ATAS TATA KELOLA PERUSAHAAN:
                   1)  Menyusun laporan keuangan yang sesuai dengan kerangka pelaporan keuangan

                   2)  Menetapkan dan menjalankan pengendalian internal



                                                           35
   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44   45