Page 38 - gabungan tanpa kajur fix e-Modul Audit 1
P. 38

PERTEMUAN 4 : PEMAHAMAN STANDAR AUDIT DALAM PRA

                                                    PENUGASAN



                    A.  Tujuan Keseluruhan Auditor Independen dan Pelaksanaan Audit Berdasarkan

                        Standar Audit
               Standar Audit (SA) 200 ini mengatur tentang “Tujuan Keseluruhan Auditor Independen dan

               Pelaksanaan Audit Berdasarkan Standar Audit”. SA ini merupakan basis opini auditor, yang
               mengharuskan  auditor  untuk  memperoleh  keyakinan  memadai  atas  laporan  keuangan,

               keyakinan tersebut didapat setelah menurunkan risiko audit ke tingkat yang dapat diterima

               dengan cara memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat. Keyakinan memadai tidak sama
               dengan  keyakinan  absolut  karena  mengandung  risiko  inheren.  Auditor  bertanggung  jawab

               dalam mendeteksi salah saji material terhadap laporan keuangan secara keseluruhan.
               TUJUAN KESELURUHAN AUDITOR:

                   1)  memperoleh keyakinan memadai, mengenai laporan keuangan yang bebas dari salah

                       saji  material  dan  sesuai  dengan  kerangka  pelaporan  keuangan  yang  berlaku  untuk
                       membentuk opini

                   2)  melaporkan dan mengkomunikasikan audit atas laporan keuangan
               BUKTI AUDIT: dasar dalam menarik kesimpulan untuk membentuk opini.

                   1)  Cukup (sufficient) ---- terkait kuantitas

                   2)  Tepat (appropriate) ---- terkait kualitas, seperti relevansi dan keandalan
               RISIKO AUDIT: risiko ketika auditor salah memberikan opini, ketika ternyata ada salah saji

               material. Risiko audit(AR) meliputi : risiko salah saji material (RMM) dan risiko deteksi (DR).
               RISIKO  DETEKSI:  risiko  bahwa  auditor  gagal  mendeteksi  salah  saji  material  setelah

               menurunkan risiko audit ke tingkat yang dapat diterima.
               Tanggung jawab manajemen dan pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola perusahaan:

                   1)  Menyusun laporan keuangan yang sesuai dengan kerangka pelaporan keuangan

                   2)  Menetapkan dan menjalankan pengendalian internal
                   3)  Menyediakan akses ke seluruh informasi, informasi tambahan, akses tak terbatas ke

                       orang dalam entitas  bagi auditor
               Risiko salah saji material atau Risk of Material Misstatement (RMM): risiko bahwa laporan

               keuangan mengandung salah saji material sebelum diaudit. Risiko ini terdiri dari 2 komponen

               yaitu:
                   1)  Risiko bawaan (inheren risk)


                                                           33
   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43