Page 41 - gabungan tanpa kajur fix e-Modul Audit 1
P. 41
3) Menyediakan akses ke seluruh informasi, informasi tambahan, akses tak terbatas ke
orang dalam (pihak internal) entitas bagi auditor
Faktor-faktor yang menentukan apakah dapat diterimanya kerangka penyusunan laporan
keuangan:
a. Sifat entitas
b. Tujuan laporan keuangan
c. Sifat laporan keuangan
d. Apakah perlu menentukan kerangka penyusunan laporan keuangan yang harus
digunakan
C. Pengidentifikasian dan Penilaian Risiko Kesalahan Penyajian Material Melalui
Pemahaman Atas Entitas dan Lingkungannya
Auditor melakukan prosedur penilaian risiko untuk menilai risiko salah saji material pada
tingkat laporan keuangan dan asersi.
Prosedur penilaian risiko meliputi:
(a) Permintaan keterangan dari manajemen, dan personel lain memiliki informasi terkait
pengidentifikasian risiko salah saji material
(b) Prosedur analitis
(c) Observasi dan inspeksi
Pemahaman atas:
1) Entitas dan lingkungannya
(a) Faktor industry, peraturan, kerangka pelaporan keuangan yang berlaku
(b) Sifat entitas, misal: operasinya, struktur kepemilikan, tata kelola, jenis investasi,
cara distrukturisasi dan pendanaan entitas.
(c) Pemilihan, penerapan, dan perubahan kebijakan akuntansi
(d) Tujuan dan strategi entitas, dan risiko bisnis
(e) Pengukuran dan penelaahan kinerja keuangan entitas
2) Pengendalian internal entitas
Auditor harus memahami mana pengendalian internal yang berkaitan dengan audit, dan
mana yang tidak. Auditor mengevaluasi rancangan pengendalian internal yg berkaitan
dgn audit, apakah diimplementasikan. Auditor harus memperoleh pemahaman
bagaimana entitas telah merespon risiko yang timbul dari teknologi informasi.
-pemantauan atas pengendalian :
36