Page 46 - gabungan tanpa kajur fix e-Modul Audit 1
P. 46

menentukan apakah terdapat suatu defisiensi signifikan dalam pengendalian internal

                       yang berkaitan dengan proses penilaian risiko entitas.
                          Auditor harus memperoleh pemahaman tentang sistem informasi, termasuk proses

                       bisnis yang terkait, termasuk hal-hal sebagai berikut:
                          (a) Golongan  transaksi  dalam  operasi  entitas  yang  signifikan  terhadap  laporan

                              keuangan;

                          (b) prosedur, baik dalam teknologi informasi maupun sistem manual;
                          (c) catatan  akuntansi,  informasi  pendukung,  dan  akun  spesifik  dalam  laporan

                              keuangan;
                          (d) bagaimana sistem informasi menangkap peristiwa dan kondisi yang signifikan

                              terhadap laporan keuangan;

                          (e) pengendalian di sekitar entri jurnal.
                          Auditor harus memperoleh pemahaman tentang aktivitas pengendalian yang relevan

                       dengan audit, yaitu aktivitas yang dipandang perlu oleh auditor untuk dipahami agar
                       dapat menilai risiko kesalahan penyajian material pada tingkat asersi dan merancang

                       prosedur  audit  lebih  lanjut  yang  responsive  terhadap  risiko  yang  dinilai.  Dalam
                       memahami aktivitas pengendalian entitas, auditor harus memperoleh suatu pemahaman

                       tentang bagaimana entitas telah merespons terhadap risiko yang timbul dari teknologi

                       informasi.
                          Auditor  harus  memperoleh  suatu  pemahaman  tentang  aktivitas  utama  yang

                       digunakan oleh entitas untuk memantau pengendalian internal atas pelaporan keuangan,
                       termasuk yang berkaitan dengan aktivitas pengendalian yang relevan dengan audit, dan

                       bagaimana  entitas  melaksanakan  tindakan  perbaikan  terhadap  defisiensi  dalam

                       pengendaliannya.  Jika  entitas  memiliki  fungsi  audit  internal,  maka  auditor  harus
                       memperoleh suatu pemahaman tentang hal-hal di bawaj ini untuk menentukan apakah

                       fungsi tersebut kemungkinan relevan dengan audit:
                          (a) Sifat tanggung jawab fungsi audit internal dan bagaimana fungsi tersebut cocok

                              dengan struktur organisasi entitas; dan

                          (b) Aktivitas yang dilakukan atau yang akan dilakukan oleh fungsi audit internal.


                   C.  Pengidentifikasian dan Penilaian Risiko Kesalahan Penyajian Material
                       Auditor harus mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material pada:

                          (a) Tingkat laporan keuangan; dan
                          (b) Tingkat asersi untuk golongan transaksi, saldo akun, dan pengungkapan

                                                           41
   41   42   43   44   45   46   47   48   49   50   51