Page 50 - gabungan tanpa kajur fix e-Modul Audit 1
P. 50

PERTEMUAN 6 : PEMAHAMAN STANDAR AUDIT YANG TERKAIT

                                    DENGAN PENENTUAN OPINI AUDIT



               A. Perumusan Suatu Opini & Pelaporan Atas Laporan Keuangan

                       Standar  Audit  700  mengatur  tentang  “Perumusan  Suatu  Opini  &  Pelaporan  atas
               Laporan  Keuangan”.  Tujuan  dari  standar  audit  ini  yaitu:  1)  Merumuskan  suatu  opini  atas

               laporan keuangan berdasarkan suatu evaluasi atas kesimpulan yang ditarik dari bukti audit yang
               diperoleh; 2) Menyatakan suatu opini secara jelas melalui suatu laporan tertulis yang juga

               menjelaskan basis untuk opini tersebut.

                       Perumusan  opini  harus  memperhatikan  tiga  (3)  hal,  yaitu:  1)  Kesimpulan  auditor,
               berdasarkan SA 330, apakah bukti audit yang cukup dan tepat telah diperoleh; 2) Kesimpulan

               auditor berdasarkan SA 450, apakah kesalahan penyajian yang tidak dikoreksi adalah material,
               baik secara individual maupun kolektif; 3) Evaluasi yang diharuskan. Maksud dari evaluasi

               yang diharuskan tersebut ialah auditor harus mengevaluasi apakah Laporan Keuangan (LK)

               disusun dalam semua hal yang material, sesuai dengan ketentuan dalam kerangka pelaporan
               keuangan yang berlaku.  Pengevaluasian tersebut  harus mencakup pertimbangan atas  aspek

               kualitatif  praktis  akuntansi  entitas,  termasuk  indikator  kemungkinan  penyimpangan  dalam
               pertimbangan manajemen.

                       Secara  khusus  auditor  harus  mengevaluasi  apakah  dari  sudut  pandnag  ketentuan

               kerangka  pelaporan  keuangan  yang  berlaku,  yaitu  seperti:  1)  Laporan  keuangan
               mengungkapkan kebijakan akuntansi signifikan yang dipilih dan diterapkan secara memadai;

               2)  Kebijakan  akuntansi  yang  dipilih  dan  diterapkan  konsisten  dengan  kerangka  pelaporan
               keuangan yang berlaku dan sudah tepat; 3) Estimasi akuntansi yang dibuat oleh manajemen

               adalah wajar; 4) Informasi yang disajikan laporan keuangan adalah relevan, dapat diandalkan,
               dapat  diperbandingkan,  dan  dapat  dipahami;  5)  Laporan  keuangan  mengyediakan

               pengungkapan  yang  memadai  untuk  memungkinkan  pengguna  yang  dituju  memahami

               pengaruh transaksi dan peristiwa material terhadap informasi yang disampaikan dalam laporan
               keuangan;  6) Terminologi  yang digunakan dalam  laporan keuangan, termasuk judul setiap

               laporan, sudah tepat.
                       Pengevaluasian auditor tentang apakah laporan keuangan mencapai penyajian wajar

               harus mencakup pertimbangan sebagai berikut: 1) Penyajian, struktur, dan isi laporan keuangan

               secara  keseluruhan;  2)  Apakah  laporan  keuangan  termasuk  catatan  atas  laporan  keuangan
               terkait,  mencerminkan  transaksi  dan  peristiwa  yang  mendasarinya  dengan  suatu  cara  yang


                                                           45
   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55