Page 54 - gabungan tanpa kajur fix e-Modul Audit 1
P. 54
modifikasi tersebut. Pada opini wajar dengan pengecualian, auditor harus menyatakan dalam
opini bahwa menurut opini auditor, kecuali untuk dampak hal-hal yang dijelaskan dalam
pragaraf basis untuk opini wajar dengan pengecualian, laporan keuangan menyajikan secara
wajar dalam semua hal yang material. Pada opini tidak wajar, auditor harus menyatakan dalam
opini bahwa menurut opini auditor, karena signifikansi hal-hal yang dijelaskan dalam basis
untuk opini tidak wajar, laporan keuangan tidak menyajikan secara wajar, dalam semua hal
yang material. Pada opini tidak menyatakan pendapat, auditor harus menyatakan dalam opini
bahwa menurut opini auditor, karena signifikansi hal -hal yang dijelaskan dalam basis untuk
opini tidak menyatakan pendapat, auditor tidak menyatakan opini atas laporan keuangan.
Ketika auditor mengetahui bahwa ia akan memodifikasi opininya dalam laporan
auditor, auditor harus berkomunikasi dengan pihak manajemen tentang kondisi yang menuntun
pada modifikasi tersebut dan menyampaikan usulan susunan kata-kata atas modifikasi tersebut.
C. Paragraf Penekanan Suatu Hal & Paragraf Hal Lain Dalam Laporan Auditor
Independen
Standar Audit 706 mengatur tentang “Paragraf Penekanan Suatu Hal & Paragraf Hal Lain
dalam Laporan Auditor Independen”. Hal ini dilakukan oleh auditor untuk menarik perhatian
pengguna laporan keuangan ketika menurut auditor hal tersebut perlu dilakukan melalui
komunikasi tambahan yang jelas dalam laporan auditor, atas:
1) Suatu hal, meskipun telah disajikan atau diungkapkan dalam LK dengan tepat, yang
sedemikian penting bahwa hal tersebut adalah fundamental bagi pemahaman pengguna laporan
keuangan atau laporan keuangan, atau
2) Jika relevan, hal-hal lain yang relevan bagi pemahaman pengguna laporan keuangan atas
audit, tanggung jawab auditor, atau laporan auditor.
Jika menurut auditor perlu untuk menarik perhatian pengguna laporan keuangan atas suatu hal
yang disajikan atau diungkapkan dalam laporan keuangan yang menurut pertimbangan auditor,
sedemikian penting bahwa hal tersebut adalah fundamental bagi pemahaman pengguna atas
laporan keuangan. Maka, auditor harus mencantumkan industry penekanan suatu hal dalam
laporan auditor selama auditor telah memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat bahwa tidak
terdapat kesalahan penyajian material atas hal tersebut dalam laporan keuangan. Paragraf
tersebut harus mengacu hanya pada informasi yang disajikan atau diungkapkan dalam laporan
keuangan.
Komunikasi dengan pihak yang bertanggung jawab atas tata industri menyadari sifat
hal-hal tertentu yang ingin diangkat dalam laporan auditor, dan memberikan kesempatan
49