Page 52 - gabungan tanpa kajur fix e-Modul Audit 1
P. 52

d)  Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi dan kewajaran estimasi akuntansi yang

                        dibuat manajemen
                    e)  Menyatakan bahwa auditor meyakini bahwa bukti yang telah diperoleh sudah cukup

                        dan tepat untuk menyediakan basis bagi opini auditor
               (6) Opini  auditor, harus menggunakan frasa:  “Laporan keuangan menyajikan secara wajar,

               dalam semua hal yang material, ….. sesuai dengan SAK di Indonesia”.

               (7) Tanggung Jawab Pelaporan Lainnya (jika auditor melakukan audit selain terhadap laporan
               keuangan).

               (8) Tanda Tangan Auditor
               (9) Tanggal Laporan Audit, yaitu setelah:

                    a)  Laporan keuangan telah disusun, dan

                    b)  Pihak yang berwenang telah menyatakan bahwa mereka telah mengambil tanggung
                        jawab atas LK tersebut.

               (10) Alamat Auditor


               B. Modifikasi Terhadap Opini Dalam Laporan Auditor Independen
               Standar  audit  705  mengatur  tentang  “Modifikasi  terhadap  Opini  dalam  Laporan  Auditor

               Independen”. Adapun tipe-tipe opini modifikasian yaitu:

               (1) Opini wajar dengan pengecualian (WDP)
               (2) Opini tidak wajar (TW)

               (3) Opini tidak menyatakan pendapat (TMP)
               Tujuan menyatakan opini modifikasian:

               (1) Auditor menyimpulkan berdasarkan bukti audit yang diperoleh, bahwa laporan keuangan

               secara keseluruhan tidak bebas dari kesalahan penyajian material;
               (2) Auditor tidak dapat memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat untuk menyimpulkan

               bahwa laporan keuangan secara keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material.
                    1) Opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP)

                       Kesimpulan opini wajar dengan pengecualian (WDP) yaitu :

                        a) Auditor  setelah  memperoleh  bukti  audit  yang  cukup  dan  tepat,  menyimpulkan
                        bahwa kesalahan penyajian, baik secara individual maupun secara agregasi adalah

                        material, tetapi tidak pervasif terhadap laporan keuangan , atau
                        b) Auditor tidak dapat memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat yang mendasari

                        opini, tetapi auditor menyimpulkan bahwa kemungkinan dampak kesalahan penyajian



                                                           47
   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56   57