Page 50 - Modul Kessy Minanda Putri
P. 50
Penerapan Konsep Kimia Dalam Pengelolaan Lingkungan Dan
Fenomena Pemanasan Global
FFE
Pencemaran Udara
A. Pengertian Pencemaran Udara
Gambar 41. Pencemaran udara
Sumber : https://shorturl.at/diptQ
Udara adalah lapisan dengan ketinggian sekitar 500 km. Udara terdiri dari campuran beberapa
macam gas yang perbandingannya tidak tetap, tergantung pada keadaan suhu udara, tekanan
udara dan lingkungan sekitarnya. Didalam udara terdapat oksigen (O2) untuk bernafas,
karbondioksida (CO2) untuk proses fotosintesis dan ozon (O3) untuk menahan sinar ultra violet.
Gas-gas lain yang terdapat di udara yaitu gas-gas mulia, nitrogen oksida, hidrogen, metana,
belerang dioksida, amonia dan lain-lain. Apabila susunan udara mengalami perubahan dari
keadaan normal dan mengganggu kehidupan manusia, binatang dan tumbuh-tumbuhan, maka
udara tersebut telah tercemar. Maka dapat diartikan pencemaran udara merupakan hadirnya
bahan-bahan atau zat-zat asing didalam udara yang menyebabkan perubahan susunan
(komposisi) udara dari keadaan normalnya. Susunan (komposisi) udara bersih dan kering, kira-
kira tersusun dari:
Gas % volume ppm
Nitrogen (N2) 78,09% 780900
Oksigen (O2) 20,94% 209400
Argon (Ar) 0,93% 9300
Karbon dioksida (CO2) 0,032% 318
Pencemaran udara dibedakan menjadi pencemaran primer dan pencemaran sekunder.
Pencemaran primer adalah subtasi pencemar yang ditimbulkan langsung dari sumber pencemaran
udara, karbon monoksida adalah sebuah contoh dari pencemaran udara primer karena merupakan
hasil pembakaran. Pencemaran sekunder adalah subtansi pencemaran yang terbentuk dari reaksi
pencemaran-pencemaran primer di atmosfer, pembentukan smog foto kimia adalah pencemaran
sekunder.
Gambar 42. Pencemaran udara primer dan sekunder
Sumber : https://shorturl.at/yDE27
36