Page 53 - Modul Kessy Minanda Putri
P. 53

Penerapan Konsep Kimia Dalam Pengelolaan Lingkungan Dan

                                          Fenomena Pemanasan Global
          FFE


            3.  Karbon monoksida (CO)

                                              Karbon monoksida merupakan gas yang tidak berwana, tidak
                                            berasa, tidak berbau serta tidak larut dalam air. CO dihasilkan

                                            dari  pembakaran  yang  tidak  sempurna  dari  bahan  bakar  yang
                                            mengandung  karbon  dan  udara.  Karbon  monoksida  dapat

                                            bersumber  dari  hasil  pembakaran  seperti  asap  kendaraan
            Gambar 47. Asap kendaraan       bermotor, asap rokok, dan pembakaran bahan bakar minyak.

            Sumber : https://shorturl.at/xEJ12

            4. Hidrokarbon (CH)

                                               Senyawa  ini  dinamakan  hidrokarbon  karena  penyusun
                                             utamnya adalah atom karbon dan atom hidrogen yang terikat.

                                             Senyawa  hidrokarbon  pada  suhu  kamar  bisa  berada  di  alam
                                             dalam  wujud  gas,  cair  dan  padat.  Jumlah  atom  senyawa

                                             hidrokarbon  (atom  C)  dalam  senyawa  hidrokarbon  akan
                                             menentukan bentuknya, apakah berbentuk cair, gas atau padat.

            Gambar 48. Gas metana            Metana  (CH4)  merupakan  salah  satu  senyawa  hidrokarbon  di
                                             alam.
            Sumber : https://shorturl.at/hxzF7

            4.  Chloro Floro Karbon
              (CFC)                           CFC  mengandung  tiga  jenis   atom  yaitu  atom  Chloro  (Cl),
                                            Floro  (F)  dan  karbon  (C).  CFC  merupakan  zat  yang  tidak

                                            mudah  terbakar  dan  tidak  terlalu  beracun.  Satu  molekul  CFC
                                            akan  bertahan  hingga  50  sampai  100  tahun  dalam  atmosfer

                                            sebelum  menghilang.  Oleh  karena  itu,  jika  konsentrasi  CFC

                                            meningkat di atmosfer akan sulit dihilangkan efeknya. CFC saat

                                            ini banyak digunakan dalam kehidupan seperti untuk pendingin

            Gambar 49. AC                   ruangan (AC) dan lemari es (kulkas).
            Sumber : https://shorturl.at/mENX1

             ▪  Komponen pencemaran berbentuk partikel


                                               Partikel  adalah  pencemaran    udara  yang  dapat  berada  atau
                                             bersama  dengan  bahan  pencemaran  lainnya.  Partikel  dapat


                                             diartikan  secara  singkat  yaitu  pencemaran  udara  berbentuk

                                             padat, partikel ini berupa debu atau abu. Partikel sebagai bahan

                                             pencemaran udara mempunyai waktu hidup yaitu saat partikel


                                             masih melayang-melayang sebelum jatuh ke bumi. Parikel yang
            Gambar 50. Debu
                                             sudah mati karena terjatuh di bumi akan hidup kembali apabila
            Sumber : https://shorturl.at/tyCI4
                                             tertiup angin dan melayang-layang di udara.


                                                           39
   48   49   50   51   52   53   54   55   56   57   58