Page 21 - ASAM BASA E-MODUL FIX
P. 21

C. KESETIMBANGAN ION DALAM LARUTAN ASAM BASA



          2. Pengaruh Asam dan Basa terhadap Kesetimbangan Air

                 Adanya ion H  yang dihasilkan oleh suatu asam dan ion OH yang dihasilkan oleh suatu
                                                                                 -
                               +
          basa dapat mengakibatkan terjadinya pergeseran kesetimbangan pada reaksi kesetimbangan
          air: Bagaimanakah pengaruh adanya asam dan basa didalam air tersebut ?

          a. Asam Kuat

                 Asam kuat merupakan elektrolit kuat dan asam yang dianggap terionisasi sempurna
          dalam larutannya. Jika didalam air terlarut asam kuat, misalkan HCl 0,1 M; kesetimbangan air

          akan terganggu. Kebanyakan asam kuat adalah asam anorganik, contohnya HCl (asam klor-

          ida) , HNO3 (asam nitrat), H2SO4 (asam sulfat).

                                                                                     (Raymond Chang, 2004)

                              +
                                        -
              H 2O (l)       H (aq)  + OH (aq)  ...............................(1)
                                      -7
                            -7
                                10  M       10  M
                             +
                                       -
                  HCl (aq) → H (aq)  +  Cl (aq)..................................(2)
                  0,1 M      0,1 M       0,1 M


                 Adanya  ion  H   yang  berasal  dari  HCl  (reaksi  2)  menyebabkan  kesetimbangan  air
                                 +
          (reaksi 1) bergeser ke kiri sehingga [H ] dan [OH ] dari air menjadi kurang dari 10 . Dengan
                                                               -
                                                                                                    -7
                                                    +
                                                                                +
          demikian [H ] dari air pada reaksi 1 dapat diabaikan terhadap [H ]  dari HCl, sebab dalam air
                       +
          murni saja hanya terdapat sebuah ion H  dari puluhan juta molekul air.
                                                     +
                 Jadi dapat disimpulkan bahwa untuk larutan asam kuat, [H ] hanya dianggap berasal
                                                                                  +
          dari  asam  saja,  sedangkan  ion  [H ]  dari  air  dapat  diabaikan  karena  terlalu  kecil  jika
                                                  +
          dibandingkan dengan H  yang berasal dari HCl 0,1 M.
                                   +
                 Secara  umum,  apabila  didalam  air  terdapat  asam  kuat  (HnA)  dengan  konsentrasi  a
          mol/Liter, konsentrasi ion H  dalam asam tersebut dapat dihitung dengan cara :
                                        +
                                             HnA (aq) → nH (aq) + A  (aq)
                                                                           n-
                                                               +
                                                    a mol/L        ( n x a ) mol/L

                                                     [H ] = ( n x a ) mol/L
                                                       +
          Dengan :   a = kemolaran asam
                         n = jumlah ion H  yang dihasilkan dari ionisasi asam
                                       +
                                                                                     (Unggul Sudarmo, 2014)
   16   17   18   19   20   21   22   23   24   25   26