Page 52 - cerita untuk anak cerdas
P. 52
http://www.harunyahya.com/indo/anak/cerita1/cerita1_01.html
FARHAN DAN SANG KUDA
Saudara perempuan Farhan ingin berlatih mengendarai
kuda. Di akhir pekan, mereka sekeluarga pergi ke
sekolah berkuda. Ketika saudara perempuannya, Ibu
dan Ayahnya berbincang‐bincang dengan pelatih
berkuda, Farhan pergi melihat‐lihat seekor kuda yang
tengah merumput.
“Halo!” kata Farhan. “Rumput yang kamu makan
kelihatannya sangat kotor dan berdebu. Apa itu tidak
merusak gigimu?”
Kuda itu mengangkat kepalanya
dan meringkik riang. “Tidak,
teman kecilku. Gigi kami membantu memotong‐motongnya. Allah
menciptakan gigi yang sangat panjang buat kami. Gigi‐gigi ini
memiliki akar yang tertanam dalam rahang‐rahang kami. Bagian akar
gigi kami lebih panjang daripada akar gigimu. Ketika gigi kami patah,
bagian di dalam tulang akan keluar. Setiap gigi dapat patah 1 sampai
2 inci (2.5 hingga 5 cm) tanpa kami kehilangan kemampuan untuk
makan.”
Farhan menimbang sejenak. “Jadi berkat ciri tersebut yang diberikan
Allah padamu, kamu terlindung dari kehilangan gigi dalam waktu
singkat dan terhindar dari kelaparan.”
“Kamu benar sekali,” kuda itu menyetujui. “Allah menciptakan setiap makhluk hidup sesuai
dengan lingkungan tempat hidupnya. Inilah salah satu bukti penciptaanNya yang luarbiasa.
Semua makhluk hidup di permukaan bumi membutuhkanNya.”
Farhan mengingat film‐film yang pernah
dilihatnya tentang kuda. “Kalau aku
menaiki punggungmu, kamu bisa
membawaku bermil‐mil jauhnya, ya?”
“Iya. Tidak ada binatang lain yang bisa
membantu manusia seperti kami. Saat
ini, tentu saja, ada banyak jalanan dan
kendaraan bergerak di sana.
Sesungguhnya, baru pada abad terakhir
saja mobil dan bentuk transportasi lain
mulai melayani orang. Ketika kakek‐kakek buyutmu lahir, orang tidak tahu kalau kelak akan
ada benda seperti mobil. Ketika itu, membawa orang adalah pekerjaan binatang, terutama
kami, para kuda.”
Compile by: http://ndahdien.multiply.com