Page 12 - E-Modul Matematika
P. 12
KEKONGRUENAN PADA SEGITIGA
Sama seperti dengan konsep kekongruenan antar bangun datar, dua segitiga
dapat dikatakan kongruen apabila dua segitiga tersebut memiliki sudut-sudut yang
bersesuaian sama besar dan perbandingan sisi-sisi yang bersesuaian adalah satu.
Lakukanlah kegiatan berikut!
1. Gambarlah pasangan ∆ dan ∆ dengan ukuran-ukuran berikut:
a. = 5 , = 4 , = 3 , = 5 , = 4 , dan =
3 .
b. = 6 , = 4 , ∠ = 40°, = 6 , =
4 , dan ∠ = 40°.
c. = 5 , ∠ = 40°, ∠ = 80° , = 5 , ∠ =
30° , dan ∠ = 40°.
d. = 4 , ∠ = 25°, ∠ = 110° , = 4 , ∠ =
110° , dan ∠ = 25°.
2. Ukurlah unsur-unsur yang belum diketahui (besar sudut dan panjang sisi)
dari pasangan segitiga tersebut!
3. Tulislah pasangan-pasangan sudut yang sama besar dari pasangan-pasangan
segitiga tersebut!
4. Tulislah perbandingan sisi-sisi yang bersesuaian dari pasangan-pasangan
segitiga tersebut!
5. Kemudian tulislah kesimpulan yang dapat diambil!
Ayo kita simpulkan!
__________________________________________________________
__________________________________________________________
__________________________________________________________
Berdasarkan kegiatan tersebut, dapat disimpulkan bahwa dua segitiga dapat
dikatakan kongruen apabila memenuhi salah satu kondisi berikut:
1. Ketiga pasang sisi yang berhadapan sama panjang. (Kriteria Sisi – Sisi -
Sisi)
2. Dua pasang sisi yang bersesuaian sama panjang dan sudut yang diapit
oleh sisi tersebut sama besar. (Kriteria Sisi – Sudut - Sisi)
3. Dua pasang sudut yang bersesuain sama besar dan sisi yang
menghubungkan kedua sudut tersebut sama panjang. (Kriteria Sudut –
Sisi – Sudut)
E-Modul Kesebangunan dan Kekongruenan Kelas IX Semester Genap 9