Page 23 - Modul 11 IPA ok
P. 23

2.  Hindarilah pembicaraan yang menambah sedih keluarga yang ditimpa musibah.
               3.  Hindarilah canda-tawa apalagi sampai terbahak-bahak.
               4.  Usahakan turut menyalati mayat  dan turut mengantarkan  ke pemakaman
                  sampai selesai penguburan.
               5.  Membuatkan makanan bagi keluarga yang ditimpa musibah.

               Demikian  diperintahkan  Rasulullah  saw. kepada  keluarganya  sewaktu keluarga
               Ja’far ditimpa kematian (HR. Lima  Ahli Hadis kecuali Nasai).

            C.  Ziarah Kubur

               Ziarah  artinya  berkunjung,  kubur  artinya  kuburan.  Ziarah  kubur  artinya
               berkunjung ke kuburan.  Awalnya Rasulullah  saw. melarang umat Islam untuk
               berziarah kubur karena dikhawatirkan akan melakukan sesuatu hal yang tidak baik,
               misalnya  menangis  di atas kuburan, bersedih, meratapi,  bahkan yang lebih
               bahaya adalah mengultuskan  mayat yang ada di kuburan.  Akan tetapi,  karena
               mengingat  mati itu penting, dan di antara mengingat  mati adalah ziarah
               kubur,  Rasulullah saw. menganjurkan berziarah dengan tujuan untuk mengingat
               mati. Rasulullah saw.  bersabda:











               Di antara hikmah dari ziarah kubur ini antara lain seperti berikut.
               1.  Mengingat  kematian.
               2.  Dapat  bersikap  zuhud  (menjauhkan diri dari sifat keduniawian).
               3.  Selalu  ingin berbuat  baik sebagai bekal kelak di alam  kubur dan hari akhir.
               4.  Mendoakan  si  mayat  yang  muslim agar  diampuni  dosanya  dan  diberi
               kesejahteraan di akhirat.

               Adab  atau  etika berziarah kubur, yaitu:
               1.  Ketika  mau berziarah,  niatkan  dengan ikhlas karena  Allah Swt., tunduk hati
               dan merasa diawasi oleh  Allah Swt.
               2.  Sesampai di pintu kuburan, ucapkan salam sebagaimana yang diajarkan  oleh
               Rasulullah saw.:

                                                                       Modul PABP 11 | 18
   18   19   20   21   22   23   24   25   26   27   28