Page 27 - Modul 11 IPA ok
P. 27
• Menafsirkan Pancasila terpisah-pisah, tidak dalam kesatuan bulat dan utuh;
• Pengangkatan Presiden seumur hidup dan banyaknya jabatan rangkap;
• Presiden membubarkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) hasil pemilihan
umum1955;
• Konsep Pancasila berubah menjadi konsep Nasakom (Nasional, Agama,
danKomunis);
• Bergesernya makna Demokrasi Terpimpin karena dalam
pelaksanaannyacenderung terjadi pemusatan kekuasaan pada Presiden/Pemipin
Besar Revolusi;
• Pelaksanaan politik luar negeri bebas aktif yang cenderung memihak ke
komunis,sehingga dibentuk Poros Jakarta – Pyongyang – Peking.
• Manipol USDEK (Manifesto Politik, Undang-Undang Dasar, Sosialisme
Indonesia,Demokrasi Terpimpin, dan Kepribadian Indonesia) dijadikan sebagai
Garis-garisaBesar Haluan Negara (GBHN) 1960. USDEK dibuat oleh Presiden,
sedangkan GBHNseharusnya dibuat MPR.
3. Pelaksanaan Demokrasi pada Masa Orde Baru
Orde Baru menganut sistem Demokrasi Pancasila dalam pemerintahannya. Tekad
pemerintah orde baru adalah mengembalikan pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945
secara murni dan konsekuen. Di antara beberapa penyimpangan demokrasi yang terjadi
pada masa pemerintahan Orde Baru ialah:
a. Dalam Bidang Ekonomi
Pelaksanaan ekonomi cenderung ke arah monopoli. Artinya, kelompok
tertentuyang dekat dengan elit kekuasaan mendapatkan prioritas khusus,
sehinggamenyebabkan kesenjangan sosial semakin lebar.
b. Dalam Bidang Politik
Mekanisme hubungan pusat dan daerah cenderung menganut
sentralisasikekuasaan. Hal ini menghambat pemerataan hasil-hasil
pembangunan danpelaksanaan otonomi daerah yang luas dan bertanggung
jawab.
c. Dalam Bidang Hukum
Undang-Undang tentang pembatasan kekuasaan Presiden belum memadai
sehingga memberikan peluang terjadinya korupsi, kolusi, dan nepotisme. Selain
itu, terjadi penyalahgunaan wewenang, pelecehan hukum, dan pengabaian
rasakeadilan.Pada masa ini, kebebasan pers sangat dibatasi. Kebebasan
berbicara dan berpendapat juga ditekan, sehingga segala kebijakan pemerintah
hampir tidak mendapat kontrol dari rakyat karena takut ditangkap. Akibatnya,
timbulah gelombang aksi meruntuhkan pemerintahan Orde Baru.Dengan
gerakan demonstrasi mahasiswa, maka runtuhlah pemerintah Orde Baru pada
tanggal 21 Mei 1998.
4. Pelaksanaan Demokrasi pada Masa Reformasi
Masa reformasi lahir setelah Presiden Soeharto meletakkan jabatannya pada tanggal
21 Mei 1998. Kepemimpinan digantikan oleh wakilnya, yakni B.J. Habibie. Berhentinya
Soeharto disebabkan karena desakan mahasiswa dan tidak adanya kepercayaan dari
masyarakat sebagai akibat krisis ekonomi yang berkepanjangan. Pelaksanaan pemilihan
umum tanggal 7 Juni 1999 yang diikuti oleh 48 Partai Politik dimenangkan oleh Partai
Modul PPKn 11 | 22