Page 25 - Modul 11 IPA ok
P. 25
Sistem dan Dinamika Demokrasi
Pancasila
1. Makna Demokrasi
Kata demokrasi berasal dari dua kata dalam bahasa Yunani, yaitu demos yangartinya
rakyat, dan kratos/kratein yang berarti memerintah/pemerintahan. Sehingga,demokrasi
dapat diartikan sebagai pemerintahan rakyat. Kata ini kemudian diserapmenjadi salah
satu kosa kata dalam bahasa Iggris, yaitu democracy. Menurut Kamus Besar Bahasa
Indonesia, demokrasi merupakan istilah politikyang berarti pemeritahan rakyat. Dalam
pandangan Abraham Lincoln, demokrasi adalah suatu sistem pemeritahan dari rakyat,
oleh rakyat, dan utuk rakyat (Democracy is government from the people, by the people,
and for the people). Artinya, rakyat dengan sertamerta mempunyai kebebasan untuk
melakukan semua aktivitas kehidupan, termasuk aktivitas politik tanpa adanya tekanan
dari pihak manapun, karena pada hakikatnya yang berkuasa adalah rakyat untuk
kepentingan bersama.
2. Penggolongan Demokrasi
Dalam praktik penyelenggaraan negara, demokrasi dapat diklasifikasikan
ataudigolong-golongkan seperti berikut.
a. Berdasarkan titik berat perhatiannya, demokrasi dibedakan ke dalam
tigamacam demokrasi, yaitu:
1) Demokrasi formal, yaitu demokrasi yang mejunjung tinggi persamaandalam
bidang politik, tanpa disertai upaya untuk mengurangi ataumeghilangkan
kesenjangan dalam bidang ekonomi. Bentuk demokrasi inidianut oleh negara-
negara liberal.
2) Demokrasi material, yaitu demokrasi yang dititikberatkan pada
upayamenghilangkan perbedaan dalam bidang ekonomi, sedangkan
persamaandalam bidang politik kurang diperhatikan, bahkan kadang-
kadangdihilangkan. Bentuk demokrasi ini dianut oleh negara-negara komunis.
3) Demokrasi gabungan, yaitu bentuk demokrasi yang mengambil kebaikan
serta membuang keburukan dari bentuk demokrasi formal dan material.
Bentuk demokrasi ini dianut oleh negara-negara non-blok.
b. Berdasarkan ideologi yang dianutnya, demokrasi dibedakan ke dalam 2 bentuk,
yaitu:
1) Demokrasi kostitusional atau demokrasi liberal, yaitu demokrasi
yangdidasarkan pada kebebasan atau idividualisme.
2) Demokrasi rakyat (demokrasi proletar), yaitu demokrasi yang
didasarkanpada paham marxisme-komuisme.
c. Berdasarkan proses penyaluran kehendak rakyatnya, demokrasi dibedakan
ke dalam dua jenis, yaitu:
1) Demokrasi langsung, yaitu paham demokrasi yang mengikutsertakansetiap
warga negaranya dalam permusyawaratan untuk menentukankebijaksaaan
umum negara atau undang-undang secara langsung.
Modul PPKn 11 | 20