Page 3 - Bab. 7 Polusi Lingkungan
P. 3
BAB 7
POLUSI LINGKUNGAN
Tujuan Pembelajaran :
Setelah mempelajari materi ini siswa akan dapat;
1. mendefinisikan pengertian polusi dengan benar.
2. menjelaskan polusi air, siklus air, sumber pencemaran dan sifat-sifat air dengan benar.
3. menjelaskan komposisi tanah, proses pembentukan dan terjadinya pencemaran tanah dengan
benar.
4. menjelaskan komposisi udara, lapisan atmosfer penyebab pencemaran udara serta efek rumah
kaca dengan benar.
5. mendefinisikan pengertian polutan dengan benar.
6. menjelaskan syarat-ayarat polutan dan sifat-sifat polutan dengan benar.
7. menjelaskan macam-macam contoh polutan air, sumber dan dampak polutan bagi kesehatan
dengan benar.
8. menjelaskan macam-macam contoh polutan tanah, sumber dan dampak polutan bagi
kesehatan dengan benar.
9. menjelaskan macam-macam contoh polutan air, sumber dan dampak polutan bagi kesehatan
dengan benar.
A. Polusi dan Baku Mutu Lingkungan
1. Pengertian Polusi dan Polutan
Menurut UU Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup No. 32 tahun 2009,
yang dimaksud Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup adalah upaya
sistematis dan terpadu yang dilakukan untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup dan
mencegah terjadinya pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup yang meliputi
perencanaan, pemanfaatan, pengendalian, pemeliharaan, pengawasan, dan penegakan
hukum.
Kegiatan pembangunan yang makin meningkat mengandung risiko pencemaran dan
perusakan lingkungan hidup sehingga struktur dan fungsi dasar ekosistem yang menjadi
penunjang kehidupan dapat rusak. Pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup itu akan
merupakan beban sosial, yang pada akhirnya masyarakat dan pemerintah harus
menanggung biaya pemulihannya.
Terpeliharanya keberlanjutan fungsi lingkungan hidup merupakan kepentingan rakyat
sehingga menuntut tanggung jawab, keterbukaan, dan peran anggota masyarakat, yang dapat
disalurkan melalui orang perseorangan, organisasi lingkungan hidup, seperti lembaga
swadaya masyarakat, kelompok masyarakat adat, dan lain-lain, untuk memelihara dan
meningkatkan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup yang menjadi tumpuan
keberlanjutan pembangunan.
Pembangunan yang memadukan lingkungan hidup, termasuk sumber daya alam,
menjadi sarana untuk mencapai keberlanjutan pembangunan dan menjadi jaminan bagi
kesejahteraan dan mutu hidup generasi masa kini dan generasi masa depan. Oleh karena itu,
lingkungan hidup Indonesia harus dikelola dengan prinsip melestarikan fungsi lingkungan
hidup yang serasi, selaras, dan seimbang untuk menunjang pembangunan berkelanjutan
yang berwawasan lingkungan hidup bagi peningkatan kesejahteraan dan mutu hidup generasi
masa kini dan generasi masa depan.
Menurut Ketentuan Umum UU Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup
No. 32 tahun 2009, pencemaran lingkungan hidup adalah masuk atau dimasukkannya
makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh
kegiatan manusia sehingga melampaui baku mutu lingkungan hidup yang telah
ditetapkan. Dalam pasal 65 ayat (1) ditegaskan, setiap orang berhak atas lingkungan hidup
yang baik dan sehat sebagai bagian dari hak asasi manusia, dan ayat (2) setiap orang
berhak mendapatkan pendidikan lingkungan hidup, akses informasi, akses partisipasi, dan
1

