Page 35 - Modul Discovery Learning Terintegrasi Etnosains Hidrolisis Garam
P. 35

PENGGUNAAN LARUTAN SODA ABU (          )
                                                                                                  
                                                                                            
                                               PADA BATIK LASEM


                           Pada  proses  pembuatan  batik,  ada

                    proses  pelorodan.  Pelorodan  merupakan
                     proses pelepasan malam dari kain katun atau

                    sutera. Menurut pengrajin batik di Rembang,
                    proses  pelepasan  lilin  atau  malam  tersebut

                    dilakukan dengan menggunakan soda abu atau
                     dapat juga menggunakan asam klorida dengan

                     proses perebusan. Pertama air dimasak hingga             Gambar 31. Proses pelorodan
                    mendidih dan  diberi asam klorida  atau  soda
                                                                           Sumber : parangboket.blogspot.com
                    abu.  Selanjutnya  kain  yang  akan  dilorod
                    diimasukan dan direbus hingga malam benar

                     benar  terlepas  atau  meleleh.  Lalu  kain
                    dimasukan       dalam     air    dingin      untuk
                     merontokkan  malam  yang  masih  tersisa.

                    Seperti  kita  tahu,  soda  abu  dalam  kimia
                    termasuk  dalam  golongan  garam  dengan

                    rumus  kimia  (Na CO ).  Sedangkan,  asam
                                              3
                                         2
                     klorida  termasuk  dalam  golongan  senyawa                 Gambar 32. Proses          
                                                                                                             
                                                                                                         
                     asam.                                                         Sumber : jagadkimia.com

                                                                          2−
                     Na CO  merupakan garam yang anionnya (CO            3   ) berasal dari asam lemah
                             3
                        2

                     (H CO )  dan  kationnya  (2Na )  berasa      l  dari  basa  kuat  (NaOH).  Apabila
                                                       +
                            3
                        2
                     dilarutkan dalam air maka anion (CO        3 2− ) dari asam lemah (H CO ) yang

                                                                                             2
                                                                                                 3
                     akan bereaksi dengan air dan menghasilkan ion    H  yang menyebabkan
                                                                                 −
                     larutan bersifat basa.


                                                                                        2−
                                                  Na CO         → 2Na   +  (aq) +      3    (aq)
                                                     2
                                                          3 (aq)
                                                                          Kation           Anion
                                                  Jika bereaksi dengan air :

                                                       3 2− (aq)  + 2H O  ⇌          3 (aq)  + 2OH − (aq)
                                                                                2
                                                                    2 (l)

                                                  2Na + (aq)  + H O     ↛ (tidak terjadi reaksi)
                                                                 2 (l)



                                                                                                           35
   30   31   32   33   34   35   36   37   38   39   40