Page 32 - BAB 3 SUHU DAN KALOR
P. 32

225 ( 100 − t ) =  840 ( −t  25 )
                                  22 . 500 − 225 =t  840 −t  21 . 000

                                  −  225 −t  840 =t  − 21 . 000 − 22 . 500
                                  −  . 1  065 =t  − 43 . 500
                                     43 . 500
                                  t  =       =  40  8 ,  o C.
                                       . 1  065

                                                                o
                   Jadi, suhu akhir yang dapat dicapai adalah 40,8 C.

                   Latihan
                                                                                                   o
                                                                         o
                       1.  Sepotong  tembaga  200  g  (kalor  jenis  390  J/kg C)  dipanaskan  sampai  90 C,
                          kemudian dimasukkan ke dalam bejana yang berisi 500 g air (kalor jenis 4.200
                                                  o
                              o
                          J/kg C) yang bersuhu 20 C. Berapakah suhu akhir tembaga dan air?
                                                           o
                       2.  Air sebanyak 200 g pada suhu 90 C dituangkan ke dalam cangkir aluminium
                                                               o
                          yang bermassa 100 g dan bersuhu 25 C. Berapakah suhu akhir yang dicapai?
                          Anggaplah  pertukaran  kalor  hanya  terjadi  antara  air  dan  aluminium.  Kalor
                                                                              o
                                            o
                          jenis air 4.200 J/kg C, kalor jenis aluminium 900 J/kg C.


                                                    RANGKUMAN

                          ➢  Suhu merupakan suatu besaran yang menunjukkan ukuran derajat panas
                              atau dinginnya suatu benda.
                          ➢  Alat untuk mengukur suhu dinamakan termometer.
                          ➢  Hubungan antara skala suhu termometer Fahrenheit dan Celsius adalah
                                                      o
                                         t F  = t  + 32  atau t C  =  5 9 (t F  − 32 o ).
                                              9
                                              5 C
                          ➢  Hubungan antara skala suhu termometer Kelvin dan Celsius adalah
                                                                      ( −
                                               ( +
                                                                t
                                         t o C = t  273 )  K  atau   K = t  273 ) o C.
                          ➢  Kalor adalah energi yang berpindah dari satu benda ke benda lain karena
                              adanya perbedaan suhu.
                          ➢  Satuan kalor adalah kalori. Satu kalori (1 kal) didefinisikan sebagai jumlah
                                                                                                    o
                              kalor  yang  diperlukan  untuk  menaikkan  suhu  satu  gram  air  dari  14,5 C
                                          o
                              menjadi 15,5 C.
                          ➢  Jumlah kalor (Q)  yang diperlukan untuk menaikkan suhu benda sebanding
                              dengan massa benda (m) dan sebanding dengan kenaikan suhu (t). Secara
                              matematis,
                                         Q =  m c   . t 
                          ➢  Kalor  jenis  adalah  banyaknya  kalor  yang  diperlukan  untuk  menaikkan
                                                          o
                                                                                                    o
                              suhu 1 kg suatu zat sebesar 1 C atau 1 K. Satuan kalor jenis adalah J/kg  C
                              atau J/kg K.
                          ➢  Proses  penguapan  dapat  dipercepat  dengan  beberapa  cara,  yaitu:
                              memanaskan, memperluas permukaan, mengalirkan udara pada permukaan
                              zat cair, dan mengurangi tekanan pada permukaan zat cair.
                          ➢  Kalor uap adalah banyaknya kalor (dengan satuan joule) yang diperlukan
                              untuk menguapkan 1 kg zat pada titik didihnya.  Satuan kalor uap adalah
                              J/kg.  Untuk  menguapkan  zat  cair  dengan  massa  m  pada  titik  didihnya
                              diperlukan kalor sebanyak  Q = mL, dengan L dinamakan kalor uap.





                                                           32
   27   28   29   30   31   32   33   34   35