Page 29 - BAB 3 SUHU DAN KALOR
P. 29
Nama Zat Titik Lebur Kalor Lebur
o
Normal ( C) (J/kg)
Etanol −114 104.000
Raksa − 39 12.000
Air 0 336.000
Timbal 327 24.500
Perak 961 88.000
Emas 1.063 64.000
Tembaga 1.083 134.000
Contoh Soal
o
Hitunglah jumlah kalor yang diperlukan untuk meleburkan 1 kg es pada suhu –10 C
o
(kalor jenis es c = 2.100 J/kg C, kalor lebur es L = 336.000 J/kg).
Penyelesaian
Massa es m = 1 kg
o
Suhu awal t0 = –10 C
o
Kalor jenis es c = 2.100 J/kg C
Kalor lebur es L = 336.000 J/kg
o
o
Pada tekanan 1 atm, es melebur pada suhu 0 C. Untuk meleburkan es suhu –10 C
o
o
diperlukan kalor Q1 untuk menaikkan suhu es dari –10 C ke titik leburnya, yaitu 0 C.
o
Selanjutnya, diperlukan kalor Q2 untuk meleburkan es dengan suhu 0 C menjadi air
o
dengan suhu 0 C.
o
o
• Kalor yang diperlukan untuk suhu es dari t0 = –10 C ke titik leburnya t = 0 C
adalah
t
Q 1 = mc t = mc ( −t 0 ) = 1 ( kg ) . 2 ( 100 J/kg o C) [0 o C − (− 10 o C)] = 21 . 000 J.
o
o
• Kalor yang diperlukan untuk meleburkan es 0 C menjadi air 0 C adalah
Q 1 = mL = 1 ( kg ) ( 336 . 000 J/kg) = 336 . 000 J.
o
Jadi, jumlah kalor yang diperlukan untuk meleburkan 1 kg es pada suhu –10 C adalah
Q = Q1 + Q2 = 21.000 J + 336.000 J = 357.000 J.
Latihan
o
1. Tentukan kalor yang diperlukan untuk meleburkan 250 g es yang bersuhu 0 C.
o
2. Tentukan kalor yang diperlukan untuk mengubah 500 g es yang bersuhu –5 C
o
menjadi air yang bersuhu 0 C.
3. Tentukan kalor yang diperlukan untuk mengubah 200 g es yang bersuhu
o
o
–10 C menjadi air yang bersuhu 10 C.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Titik Lebur
o
Pada umumnya es melebur pada suhu 0 C. Akan tetapi, apabila tekanan pada
o
permukaan es dinaikkan titik lebur es kurang dari 0 C. Mengapa demikian? Untuk
menjelaskan persoalan ini, perhatikan Gambar 4.16.
Gambar 4.16 menunjukkan balok es yang terletak di atas dua penumpu.
Selanjutnya, seutas kawat halus yang kedua ujungnya diberi beban diletakkan di atas
29

