Page 18 - E-BOOK SISTEM PERNAPASAN UNTUK MELATIH KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF
P. 18

P1V1 = P2V2                  (2.2)
                     Keteragan:
                     P₁ dan V₁: Tekanan dan volume awal gas.
                     P₂ dan V₂: Tekanan dan volume akhir gas.
                     Rumus ini merupakan bentuk aplikasi Hukum Boyle yang digunakan untuk menghitung
                perubahan tekanan atau volume gas ketika salah satu dari keduanya berubah, dengan asumsi
                suhu tetap.


















                                            Gambar 9. Ilustrasi Hukum Boyle
                                                   (Fikriya et al., 2021)

                     Ilustrasi di atas menunjukkan tabung sebelah kiri memiliki tekanan 1 atm dan volume 1
                L, sedangkan tabung sebelah kanan memiliki tekanan 2 atm dan volume 0,5 L. Berdasarkan
                Hukum Boyle, dapat dilihat bahwa ketika tekanan gas meningkat, volume gas akan berkurang,
                dan sebaliknya. Hubungan antara tekanan dan volume gas adalah berbanding terbalik.
                     Hukum  Boyle  menggambarkan  hubungan  antara  tekanan  dan  volume  gas  yang
                diberikan suhu tetap. Dalam tubuh manusia, berkaitan dengan proses pernapasan dimana
                tekanan  di  paru-paru  akan  berubah  seiring  perubahan  volume  saat  bernapas.  Hubungan
                Hukum  Boyle  pada  sistem  pernafasan  yaitu  udara  mengalir  karena  memiliki  perbedaan
                tekanan.  Udara  yang  mengalir  dari  tekanan  yang  lebih  tinggi  menuju  tekanan  yang  lebih
                rendah. Perbedaan tekanan udara pada paru-paru terjadi adanya daya kekuatan yang bekerja
                pada sistem pernafasan, sehingga dapat mengatasi kekuatan-kekuatan yang dapat melawan
                udara ketika masuk ke paru-paru. Udara dari lingkungan luar dapat masuk karena memiliki
                perbedaan tekanan antara lingkungan luar dengan tekanan pada paru-paru.

                1)   PROSES INSPIRASI DAN EKSPIRASI
                     Penerapan Hukum Boyle dapat ditinjau dari proses inspirasi dan ekspirasi. Inspirasi
                adalah proses ketika udara masuk ke dalam paru-paru, sedangkan ekspirasi adalah proses
                mengeluarkan karbon dioksida dan uap air dari dalam paru-paru ke luar tubuh. Penerapan
                Hukum Boyle pada proses inspirasi dan ekspirasi terjadi karena adanya perbedaan tekanan
                udara dalam paru-paru dengan tekanan udara di luar tubuh. Berdasarkan cara melakukan
                inspirasi dan ekspirasi serta tempat terjadinya pernafasan manusia, maka dapat dibedakan 2
                mekanisme pernapasan yaitu pernapasan dada dan pernapasan perut.
                1.   Pernapasan Dada
                     Berdasarkan  aktivitas  otot-otot  pernapasan,  bernapas  dengan  membesarkan  dan
                mengecilkan volume rongga dada disebut pernapasan dada. Pernapasan dada merupakan
                pernapasan  yang  melibatkan  aktivitas  otot  antar  tulang  rusuk  (intercostal).  Mekanisme
                inspirasi dan ekspirasi pada pernapasan dada dapat dilihat pada Gambar 10.




                                                           8
   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22   23