Page 39 - Administrasi Server Dalam Jaringan Menggunakan Linux Debian
P. 39
34
BAB IV
KONFIGURASI JARINGAN
A. KONFIGURASI IP ADDRESS
Sama halnya dengan windows cara untuk seting ip address, dimana konsep ip address harus sudah
dipahami terlebih dahulu, seting IP address nanti terdiri dari eth0 dan eth1, sebelumnya perlu dikenalkan
beberapa istilah sebagai berikut:
- DHCP = IP yang diberikan oleh suatu server secara otomatis
- Static= IP yang diset secara manual
- IP Publik/wan= IP yang bersifat unik sedunia yang digunakan untuk koneksi di jaringan internet
- IP Lokal/LAN= IP yang digunakan untuk jaringan local (LAN)
- Gateway= IP server yang memberikan gerbang ke dunia luar atau internet (IP router)
- DNS= Server yang bertugas merubah system penamaan menjadi penomoran dan sebaliknya
Untuk membuat router syaratnya adalah interface yang kita miliki minimal 2
Itulah beberapa istilah yang perlu dimengerti, dan berikut adalah gambar layout yang kita gunakan:
INTERNET
ETH1
IP=192.168.10.1
NM=255.255.255.0
ADSL
ROUTER DEBIAN PC KLIEN
IP=192.168.1.1
NM=255.255.255.0 ETH0 IP=192.168.10.2
IP=192.168.1.2 NM=255.255.255.0
NM=255.255.255.0 GW=192.168.10.1
GW=192.168.1.1 DNS=192.168.10.1
DNS=180.131.144.144
180.131.145.145
1. Ketikan perintah “ifconfig” untuk mengetahui perangkat milik kita
Dari gambar diatas jelas sekali bahwa kita memiliki 2 buah lan Card yang bernama eth0 dan eth 1, itulah
nanti interface yang akan kita konfigurasi
2. Ketikan perintah untuk mengedit interface menggunakan editor pico seperti berikut:
Email : KangPhery@gmail.com ©2013 Blog: http://verysetiawan.wordpress.com
Writen by : Very Setiawan,S.Kom TKJ SMK NEGERI 1 NGLEGOK

