Page 40 - Administrasi Server Dalam Jaringan Menggunakan Linux Debian
P. 40
35
3. Tambahkan script seperti dibawah ini:
4. Simpan dengan cara tekan ctrl+x, tekan y, tekan enter
5. Konfigurasi dns ketikan:
6. Edit menjadi:
DNS yang diketikan diatas adalah DNS local (buatan kita), contoh verysetiawan.net yang beralamatkan
192.168.10.1, atau bias diberi DNS umum seperti open google, nawala dsb, serta bias juga menggunakan
ip gateway/router.
7. Restart service
B. KONFIGURASI IP VIRTUAL
Setelah kita mengkonfigurasi IP address, kita juga bisa membuat ip virtual (maya), yang dimaksud
ip address virtual adalah kita bisa menambahkan ip address lagi pada interface yang sama misalnya
pada interface eth1. Missal kita hendak memberi 3 alamat pada interface eth1, itu semua bias
dilakukan dengan cara membuat ip virtual, dan biasanya pada linux ip virtual ini ditandai dengan :
dan nomer urutan virtual contohnya eth1:0, eth1:1, eth1:2 dan seterusnya. Berikut konfigurasinya:
1. Ketikan perintah “ifconfig” untuk mengetahui perangkat milik kita:
2. Ketikan perintah untuk mengedit interface menggunakan editor pico seperti berikut:
3. Karena yang hendak ditambahkan eth1, maka pada script eth1 tambahkan script seperti berikut:
4. Simpan dengan cara tekan ctrl+x, tekan y, tekan enter
5. Restart service
Email : KangPhery@gmail.com ©2013 Blog: http://verysetiawan.wordpress.com
Writen by : Very Setiawan,S.Kom TKJ SMK NEGERI 1 NGLEGOK

