Page 495 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 495

Nama       Tahun        Judul         Hasil Penelitian       Relevansi
                     Peneliti
                                                          Gerakan  rukuk  dan  Memberikan
                                                          sujud      dipercaya  argumen
                                                          membantu              tambahan bahwa
                                                          melancarkan           gerakan-gerakan
                                          Pandang
                                          Sains           peredaran     darah,  “kecil”    dalam
                                                          kesehatan organ hati,  salat
                                                                                             pun
                                          terhadap
                   Dr. Ahmad     2023     Shalat untuk    serta   mengurangi  berpotensi
                   Taufiq                                 risiko  tekanan  darah  mempengaruhi
                                          Kesehatan       tinggi.     Gerakan  fungsi organ dan
                                          (UIKA
                                          Bogor)          kepala  (menengok)  sirkulasi lokal di
                                                          disebut    memiliki  Indonesia.
                                                          manfaat  untuk  otot
                                                          leher  dan  mencegah
                                                          nyeri kepala.

                        Berbagai  penelitian  empiris  menunjukkan  bahwa  salat  tidak  sekadar
                  merupakan  ibadah  spiritual,  tetapi  juga  memberikan  manfaat  signifikan  bagi

                  kesehatan  jasmani.  Nur Aisyah  (2019)  menemukan  bahwa  aktivitas  fisik  dalam

                  salat meningkatkan kebugaran jasmani, melibatkan otot utama, dan memperlancar
                  sirkulasi darah. R. Dwi Handayani (2020) menegaskan bahwa posisi sujud dalam

                  salat dapat memperbaiki fungsi kardiovaskular, membantu rehabilitasi lanjut usia,
                  serta  meningkatkan  keseimbangan  dan  koordinasi  tubuh.  A.  Fahmi  (2021)

                  menambahkan bahwa gerakan salat secara keseluruhan melibatkan hampir semua
                  otot rangka, menciptakan kontraksi-relaksasi otot yang harmonis, sehingga dapat

                  memperbaiki  postur  dan  mengurangi  keluhan  punggung.  Siti  Nurjanah  (2022)

                  menyoroti  bahwa  salat  memicu  respons  protektif  otak,  menurunkan  toksin
                  metabolik,  menjaga  neurogenesis,  serta  merangsang  hormon  endorfin,  sehingga

                  menjadikan tubuh lebih bugar. Dr. Ahmad Taufiq (2023) memperkuat temuan ini
                  dengan argumen bahwa gerakan rukuk dan sujud berpotensi melancarkan peredaran

                  darah, menjaga kesehatan organ hati, dan mencegah nyeri kepala.

                        Dari  penelitian  terdahulu  tersebut  dapat  ditarik  kesimpulan  bahwa  salat
                  memiliki nilai ganda yang sangat strategis: bukan hanya berfungsi sebagai bentuk

                  penghambaan  kepada Allah,  tetapi  juga  sebagai  aktivitas  fisik  terstruktur  yang
                  memberikan  manfaat  kesehatan  secara  menyeluruh.  Hal  ini  menegaskan  bahwa



                                                                                               25
   490   491   492   493   494   495   496   497   498   499   500