Page 22 - FIKIH_MA_KELAS X_KSKK_2020
P. 22

C.  Periodesasi Perkembangan Ilmu Fikih

                       Menurut Syaikh Abdul Wahab Khalaf (w. 1357 H / 1956 M) perkembangan tarikh
               al-Tasyri’ atau fikih islam terbagi menjadi empat periode yakni periode Rasulallah, periode

               sahabat, periode tadwin dan periode taqlid.

                   1.  Periode Nabi Muhammad Saw.

                          Tarikh  Tasyri'  Islam  atau  sejarah  fikih  Islam,  pada  hakikatnya  tumbuh  dan

                       berkembang  di  masa  Nabi,  karena  Nabilah  yang  mempunyai  wewenang  atas  dasar
                       wahyu untuk mentasyri’kan hukum dan berakhir dengan wafatnya Nabi. Pada Masa

                       Rasulullah adalah masa fikih Islam mulai tumbuh dan membentuk dirinya menjelma

                       ke alam perwujudan. Sumber asasi yang ada pada masa ini ialah Al-quran. Tentang
                       Sunnah Rasul adalah berdasarkan wahyu Ilahi yang diturunkan kepadanya. Demikian

                       juga  segala  tindak-tanduk  Rasulullah  Saw.  Selalu  dibimbing  oleh  wahyu  Ilahi,  dan
                       semua  hukum  dan  keputusan  hukum  didasarkan  kepada  wahyu  juga.  Sebagaimana

                       diterangkan dalam firman Allah QS. An-Najm (53): 3-4 yang berbunyi:
                                                                                             ْ
                                                                              ا
                                                                                َ ُ ْ
                                                                                                َ ُ ْ َ َ َ
                                                                    ۙ ٰ ْ ُّ ٌ ْ َ
                                                                                           ٰ َ
                                                     َ: 5 - 4 َ ) َ  35 /مجنلاَ(َ) ٤ (َىحويَيحوَلَِّاَوهَناَ) ٣ ِ  (َىوهلاَنعَقطنيَامو
                                                                                                    ِ
                                                                                               ِ
                       Artinya:  "Dan  tidaklah  yang  diucapkannya  itu  (Al-Qur'an)  menurut  keinginannya.
                       Tidak  lain  (Al-Qur'an  itu)  adalah  wahyu  yang  diwahyukan  (kepadanya),"  (An-
                       Najm[53]: 3-4)
                              Pada periode ini, walaupun usianya tidak panjang, namun telah  meninggalkan
                       dampak  kuat  dan  kesan-kesan  serta  pengaruh  yang  signifikan  bagi  perkembangan

                       hukum  islam  dan  masa  yang  kulli  yang  bersifat  keseluruhan  dan  dasar-dasar  yang
                       umum yang universal untuk dasar penetapan hukum bagi masalah dan peristiwa yang

                       tidak ada  nash (dalil)  nya.  Periode  Rasulullah  Saw.  ini terbagi  kepada  dua periode
                       yang masing-masing mempunyai corak tersendiri. Yaitu  periode Makkah dan Periode

                       Madinah.


                       a.  Periode Makkah
                              Periode  pertama  dalam  periode  Nabi  ialah  periode  Makkah,  yakni  masa

                       selama  Rasulullah  Saw. menetap dan berkedudukan di Makkah selama 12 tahun dan
                       beberapa  bulan,  semenjak  beliau  diangkat  menjadi  Nabi  hingga  beliau  berhijrah  ke

                       Madinah. Dalam masa ini, Umat Islam masih sedikit dan masih lemah, belum dapat

                       membentuk dirinya sebagai suatu umat yang mempunyai kedaulatan dan kekuasaan
                       yang kuat.




               10   BUKU FIKIH X MA
   17   18   19   20   21   22   23   24   25   26   27