Page 566 - Laporan PPL PPG Daljab Tahap 3
P. 566
rangkaian paralel pada 3 buah lampu : Pada umumnya hambatan(R)
yang dirangkaia paralel akan menghasilkan hambatan tota(RT) yang
semakin kecil . Untuk mengetahui hambatan total dari hambatan(RT)
yang dipasang paralel dapat menggunakan perhitungan di bawah:
1/RT = 1/R1 + 1/R2 + 1/ R3 ... + 1/Rn RT = 1/(1/R1 + 1/ R2 + 1/R3 ... +
1/Rn) B.
Hubungan Antara Tegangan (V), Arus (I) Dan Hambatan (R) Dan
Hukum Ohm Hukum Ohm adalah hukum yang mengatakan bahwa
apabila arus listrik mengalir ke dalam sebuah penghantar, intensitas
arusnya sama dengan tegangan yang mendorongnya dibagi dengan
tahanan penghantar. Hukum Ohm digunakan untuk melihat besarnya
arus (I), tegangan (V) dan hambatan (R). Rumus: V = I . R bunyi Hukum
Ohm “Besarnya kuat arus (I) yang melalui konduktor antara dua titik
berbanding lurus dengan beda potensial atau tegangan (V) di dua titik
tersebut, dan berbanding terbalik dengan hambatan atau resistansi (R)
di antara mereka”. Arus adalah elektron yang mengalir dari satu atom
ke atom lainnya melalui penghantar dan diukur dalam ampere. Satu
ampere adalah aliran arus listrik dari 6,28 x 10 pangkat 28 elektron /
detik pada sebuah penghantar. Jadi, arus adalah jangkauan aliran listrik
yang diukur dalam ampere atau elektron / detik. Arus dapat
digolongkan atas dua macam, yaitu arus searah (DC) dan arus bolak-
balik (AC).
Rangkaian Paralel Resistor
Adalah sebuah rangkaian yang terdiri dari 2 buah atau lebih Resistor
yang disusun secara berderet atau berbentuk Paralel. Sama seperti
dengan Rangkaian Seri, Rangkaian Paralel juga dapat digunakan untuk
mendapatkan nilai hambatan pengganti. Perhitungan Rangkaian
Paralel sedikit lebih rumit dari Rangkaian Seri.
Rumus dari Rangkaian Seri Resistor adalah :
1/Rtotal = 1/R1 + 1/R2 + 1/R3 + ….. + 1/Rn
33

