Page 10 - E-ENSIKLOPEDIA BUDAL SIDOARJO
P. 10

Ensiklopedia Budal Sidoarjo                        4



                                          Nyadran































       Sumber : detik.com                                     Sumber : jawapos.com




         Nyadran adalah tradisi masyarakat nelayan Sidoarjo di tiga desa, yaitu Desa Balongdowo,
         Desa Bluru Kidul, dan Desa Sawohan, untuk menghormati dan mendoakan arwah leluhur,
         khususnya Dewi Sekardadu. Tradisi ini juga merupakan wujud syukur kepada Tuhan atas hasil
         tangkapan kupang yang melimpah serta permohonan agar dijauhkan dari malapetaka. Selain

         itu, Nyadran menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi antarwarga di wilayah
         pesisir  Sidoarjo.  Pelaksanaan  Nyadran  di  Sidoarjo  dilakukan  dua  kali  dalam  setahun,  yaitu
         pada  bulan  Ruwah  oleh  masyarakat  Desa  Balongdowo  dan  masyarakat  Desa  Sawohan,
         sedangkan pada bulan Mulud dilakukan oleh masyarakat Desa Bluru Kidul. Selain itu, tradisi
         ini  dipercaya  membawa  keberkahan  bagi  para  nelayan.  Mereka  meyakini  bahwa  tanpa
         Nyadran, hasil tangkapan kupang bisa berkurang, bahkan bisa mendatangkan musibah.



         Tradisi  ini  terdiri  dari  beberapa  tahapan,  yaitu  persiapan,  pemberangkatan,  pembuangan
         ayam (barangan), larung sesajen, ziarah ke makam Dewi Sekardadu, peragaan pencarian
         kupang,  dan  kembali  ke  desa.  Sebelum  pemberangkatan,  warga  membuat  tumpeng  yang
         akan dibawa ke makam sebagai simbol rasa syukur. Di perjalanan, ayam dilepas di daerah
         Kedungpeluk, yang merupakan wilayah pusaran air untuk menjaga keselamatan peserta. Saat
         ziarah, warga berdoa bersama, membaca Surat Yasin dan Tahlil, serta meletakkan bunga di

         makam Dewi Sekardadu. Meskipun tradisi ini memiliki unsur keagamaan yang kental, kegiatan
         seperti arak-arakan perahu dan pertunjukan seni pada malam harinya menjadikan tradisi ini
         sebagai  sarana  hiburan  bagi  masyarakat.  Perahu-perahu  tersebut  dihias  dan  dilengkapi
         dengan  sound  system  yang  menambah  kemeriahan  tradisi  Nyadran.  Sehingga  banyak
         masyarakat dari desa sekitar yang datang untuk menyaksikan tradisi ini.






    Tradisi                                                                      Perekonomian             Motif
                         Tarian              Wisata            Makanan               Daerah               Batik
   5   6   7   8   9   10   11   12   13   14   15