Page 166 - E-Book Pengelolaan Pendidikan dan Kepemimpinan
P. 166
anggota organisasi. Dalam konteks nilai dan norma sosial, tugas pemimpin
adalah membuat organisasi sebagai suatu sistem sosial yang menyenangkan
bagi anggota organisasinya, organisasi menjadi satu tempat berinteraksi
dan aktualisasi diri bagi anggotanya.
Pemimpin organisasi mempunyai kekuasaan tertentu yang
dilimpahkan kepadannya. Kekuasaan tersebut merupakan alat dalam
menjalankan tugas kepemimpinannya. Oleh karena itu, agar tugas
kepemimpinannya dapat berjalan dengan baik maka digunakan strategi.
Strategi yang dipilih bergantung kepada seberapa tinggi pengetahuan dan
keterampilan pimpinan dalam membuat dan mengembangkan serta
memilih strategi yang cocok. Strategi yang dapat digunakan agar dapat
menjalankan kepemimpinannya, adalah:
1) Pemimpin harus menggunakan strategi yang fleksibel, 2) Pemimpin
harus menjaga keseimbangan dalam menentukan kebutuhan jangka
panjang dan jangka pendek, 3) Pemilihan strategi harus yang memberikan
layanan terhadap lembaga, 4) Kegiatan yang sama dapat digunakan untuk
beberapa aksi dalam strategi.
Kekuasaan (Personal power) tidak banyak berarti untuk
menjalankan efektifitas dalam mempengaruhi orang lain/anggota
organisasi. Personel power harus diramu dengan Personal behavior dan
keterampilan untuk mempengaruhi anggota organisasi. Sebab kekuasaan
personal pimpinan sesungguhnya sangat bergantung kepada
kemampuan/keterampilan yang dimiliki pimpinan. Gambar berikut ini
menunjukkan hubungan antara kekuasaan dalam kepemimpinan
160

