Page 170 - E-Book Pengelolaan Pendidikan dan Kepemimpinan
P. 170
taksonomi yang terintegrasi yang didasarkan atas suatu kombinasi dari
pendekatan-pendekatan yang ada, termasuk factor analysis, judgmental
classification, serta theoretical deduction.
Versi Yukl tersebut mempunyai empat belas kategori perilaku dari
jangka menengah yang disebut praktek-praktek manajerial dan sejumlah
komponen perilaku spesifik yang lebih besar. Kategori-kategori tersebut
cukup generik untuk dapat diaplikasikan secara luas pada jenis manajer yang
berbeda-beda, namun cukup spesifik untuk dihubungkan dengan permintaan-
permintaan dan hambatan situasional yang dihadapi seorang pimpinan
individual. Tiap kategori dalam taksonomi yang baru mempunyai beberapa
aspek perilaku yang relevan bagi masing-masing jenis manajer, meskipun
kepentingan yang relatif dari kategori-kategori tersebut dapat berbeda dari
satu jenis manajer dan yang lainnya. Kategori-kategori tersebut dapat
digunakan untuk menjelaskan perilaku terhadap rekan sejawat dan juga
perilaku terhadap bawahan, yang membuatnya dapat dilakukan pada para
manajer matriks (misalnya manajer produksi, manajer proyek, termasuk di
perguruan tinggi) dan juga terhadap manajer tradisional dengan wewenang
langsung terhadap para bawahan (yaitu mendelegasikan, mengembangkan,
memberi imbalan).
Adapun kategori-kategori dari praktek-praktek kepemimpinan
menurut Yukl (1998: 78) tersebut dapat dipaparkan sebagai berikut:
1) Merencanakan dan mengorganisasi (planning and organizing), meliputi: (a)
menentukan sasaran-sasaran dan strategi-strategi jangka panjang, (b)
mengalokasikan sumber-sumber daya sesuai dengan prioritas-prioritas, (c)
menentukan cara menggunakan personil dan sumber-sumber daya untuk
menghasilkan efesiensi tugas, dan (d) menentukan cara memperbaiki
koordinasi, produktivitas, serta efektivitas unit organisasi.
2) Pemecahan masalah (problem solving), meliputi: (a) mengidentifikasi masalah
yang berkaitan dengan pekerjaan, (b) menganalisis masalah pada waktu yang
tepat namun dengan cara yang sistematis untuk mengidentifikasi sebab-
sebab dan mencari pemecahan, dan (c) bertindak secara tegas untuk
mengimplementasikan solusi-solusi untuk memecahkan masalah- masalah
atau krisis-krisis penting.
3) Menjelaskan peran dan sasaran (clarifying roles and objectives), meliputi: (a)
membagi-bagi tugas, (b) memberi arah tentang cara melakukan pekerjaan
tersebut, (c) mengkomunikasikan pengertian yang jelas mengenai
164

