Page 14 - E-MODUL KOLOID XI SMA
P. 14
1 1. . Pengertian Koloid
Pengertian Koloid
a) Sirup b) Air Kopi c) Santan
Coba kalian perhatikan gambar yang ada diatas ini, kalian pasti pernah
mengkonsumsinya bukan? Gambar (a) adalah air sirup bunga rosella yang sangat
terkenal akan khasiatnya bagi tubuh. Air sirup rosella ini terbuat dari campuran
sari bunga rosella yang ditambahkan dengan air. Kemudian, setelah mereka
dicampurkan, apakah kalian dapat membedakan mana yang air dan mana yang
merupakan sari rosellanya? Tentunya tidak dapat dibedakan karena mereka sudah
saling menyatu. Sehingga, campuran seperti air sirup rosella ini disebut dengan
larutan, karena pada air sirup rosella campurannya bersifat homogen sehingga
tidak dapat di bedakan lagi komponen-komponen penyusunnya.
Lalu, bagaimana dengan contoh gambar (b) yaitu pada minuman kopi, sesaat
setelah serbuk kopi dicampurkan dengan air, kita dapat dengan jelas melihat
komponen serbuk kopi yang mengendap dibagian bawah. Hal tersebut
menunjukkan bahwa minuman kopi tersebut merupakan campuran heterogen.
Campuran seperti ini disebut dengan suspensi.
Selanjutnya, bagaimana untuk gambar (c) yaitu santan? Yang selalu digunakan
saat memasak kuah roti jala. Jika kita lihat secara langsung menggunakan mata,
maka santan dapat terlihat seperti larutan bukan? Karena seolah-olah saling
menyatu Namun jika dilihat seksama dan diamati dalam waktu lama, temyata
santan merupakan campuran heterogen, yaitu campuran antara lemak kelapa
dengan air. Lemak kelapa mengambang di atas permukaan air. Campuran yang
sifatnya diantara campuran homogen dan campuran heterogen seperti santan ini
dikenal dengan istilah koloid. Pada koloid tidak lagi terdiri dari zat terlarut dan
pelarut, tetapi dikenal dengan istilah fase terdispersi dan medium pendispersi.
Fase terdispersi merupakan zat yang didispersikan atau zat yang tersebar merata
pada medium pendispersinya. Jadi pada santan, fase terdispersinya adalah lemak
kelapa yang tersebar merata pada medium pendispersi air.
Koloid berasal dari bahasa Yunani, dari kata “ kolla “ dan “ oid “. Kolla berarti
lem, sedangkan oid berarti seperti/mirip. Istilah koloid diperkenalkan pertama kali
oleh Thomas Graham pada tahun 1861 berdasarkan pengamatannya terhadap
gelatin.
14