Page 16 - E-MODUL KOLOID XI SMA
P. 16

2. Jenis-jenis Koloid
                                       2. Jenis-jenis Koloid



                  Berdasarkan  fase  terdispersi  dan  medium  pendispersinya,  koloid
                  dibedakan menjadi beberapa kelompok, yaitu sebagai berikut.


                  1.  Aerosol


                                                 Aerosol  merupakan  jenis  koloid  di  mana
                                                 fase terdispersinya berupa zat padat atau cair
                                                 dan medium pendispersinya berupa gas. Jika
                                                 fase  terdispersinya  padat,  maka  disebut
                                                 aerosol  padat.  Jika  fase  terdispersinya  cair,
                                                 maka  disebut  aerosol  cair.  Contoh  koloid
                                                 jenis aerosol adalah minyak wangi (parfum),
                                                 obat nyamuk semprot, dan cat semprot.



                  2. Sol


                   Sol  merupakan  jenis  koloid  di  mana  fase
                   terdispersinya  berupa  zat  padat,  sedangkan
                   medium pendispersinya berupa zat cair atau
                   zat  padat.  Jika  medium  pendispersinya  zat

                   padat, disebut sol padat. Contoh koloid jenis
                   sol  cair  adalah  tinta,  sol  belerang,  dan  sol
                   emas.  Contoh  sol  padat  adalah  kaca  hitam,
                   intan hitam, dan paduan logam.


                  3. Emulsi


                                                 Emulsi merupakan jenis koloid di mana fase
                                                 terdispersinya  zat  cair  dan  medium
                                                 pendispersinya  juga  zat  cair.  Lalu,  apa
                                                 bedanya dengan larutan? Pada emulsi, kedua
                                                 zat  cair  tidak  saling  melarutkan.  Hal  itu
                                                 karena adanya peran zat pengemulsi. Contoh

                                                 emulsi adalah kasen di dalam susu, kuning
                                                 telur, santan, dan mayones.









      16
   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21