Page 20 - MODUL GP MATEMATIKA SMA - E
P. 20

Modul Pelatihan Matematika SMA



                           Pembelajaran berbasis masalah merupakan model pembelajaran yang digunakan
                           untuk  mendapatkan  suatu  penyelesaian  tugas  atau  situasi  yang  benar-benar

                           sebagai  masalah  dengan  menggunakan  aturan-aturan yang  sudah  diketahui.
                           Dengan demikian  pembelajaran berdasarkan masalah (Problem Based Learning)
                           lebih memfokuskan pada masalah kehidupan nyata yang bermakna. Dalam PBM

                           ini, guru lebih banyak berperan sebagai fasilitator, pembimbing dan motivator.
                           Guru  mengajukan  masalah  otentik/mengorientasikan  peserta  didik  kepada

                           permasalahan nyata (real world), memfasilitasi/membimbing (scaffolding) dalam
                           proses  penyelidikan,  memfasilitasi  dialog  antara  peserta  didik,  menyediakan
                           bahan  ajar  peserta  didik  serta  memberikan  dukungan  dalam  upaya

                           meningkatkan temuan dan perkembangan intektual peserta didik.

                           Prinsip-prinsip PBM


                           Prinsip  utama  PBM  adalah  penggunaan  masalah  nyata  sebagai  sarana  bagi
                           peserta   didik   untuk   mengembangkan      pengetahuan     dan   sekaligus

                           mengembangkan  kemampuan  berpikir  kritis  dan  kemampuan  pemecahan
                           masalah. Masalah nyata adalah masalah yang terdapat dalam kehidupan sehari-

                           hari dan bermanfaat langsung apabila diselesaikan.

                           Pemilihan atau penentuan masalah nyata ini dapat dilakukan oleh guru maupun
                           peserta didik yang disesuaikan kompetensi dasar tertentu. Masalah itu bersifat

                           terbuka  (open-ended  problem),  yaitu masalah  yang  memiliki  banyak jawaban
                           benar atau memiliki  banyak strategi/algoritma penyelesaian, yang  mendorong
                           keingintahuan peserta didik untuk mengidentifikasi strategi-strategi dan solusi-
                           solusi  tersebut. Masalah  itu  juga  bersifat  tidak  terstruktur  dengan  baik  (ill-

                           structured)  yang  tidak  dapat  diselesaikan  secara langsung  dengan  cara

                           menerapkan  formula  atau  strategi  tertentu,  melainkan  perlu  informasi  lebih
                           lanjut untuk memahami serta perlu mengkombinasikan beberapa strategi atau

                           bahkan mengkreasi strategi sendiri untuk menyelesaikannya.

                           Sintaks Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM)


                           Pada dasarnya, PBM diawali dengan aktivitas peserta didik untuk menyelesaikan
                           masalah  nyata  yang  ditentukan  atau  disepakati.  Proses  penyelesaian  masalah
                           tersebut  berimplikasi  pada  terbentuknya  keterampilan  peserta  didik  dalam


                                                                                                            7
   15   16   17   18   19   20   21   22   23   24   25