Page 34 - test yy
P. 34
BAB 1 : PENDIDIKAN KARAKTER 27
kepadanya sambil tersenyum, lalu memerintahkan Anas
untuk memberinya.
f. Aspek kekuatan fisik, Rasulullah selain sebagai pembawa
risalah, beliau juga sebagai panglima perang, hal itu tidak
mengherankan karena ia memang memiliki fisik yang
sangat kuat, di dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa
beliau telah bergulat dengan tokoh kafir Quraisy yang
bernama Rukanah, tapi tak sekalipun Rukanah
memenangkan pertandingan, yang pada akhirnya
menjadikannya mengucapkan syahadatain di hadapan
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam.
2. Mendidik dengan Pembiasaan
Diantara perkara yang sudah dimaklumi dalam Islam
bahwa setiap anak sudah mengenal tauhid dan keimanan
kepada Allah Subhanahu wa Ta’alaa sejak diciptakannya. Oleh
karena itu pada fase ini, seorang pendidik dituntut untuk
menerapkan pembiasaan, penanaman nilai-nilai tauhid, akhlak
yang mulia dalam pertumbuhan anak. Imam Al Ghazali
pernah berpesan: “Anak adalah amanah bagi kedua orang
tuanya, dan hatinya yang bersih itu merupakan permata yang
sangat mahal bagi kedua orang tuanya, jika kedua orang
tuanya membiasakan dan mengajarkannya kebaikan, maka
anak itu akan tumbuh dalam kebaikan tersebut dan akan
mendapatkan kebahagiaan di dunia dan di akhirat.”
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan
kepada para pendidik untuk mendiktekan anak didik rukun
shalat ketika ia berumur tujuh tahun dan memukulnya di usia
sepuluh tahun jika belum melaksanakn shalat serta
memisahkannya dari tempat tidur, ini dari sisi teoritis, dari sisi
aplikasi mengajarkan kepada anak didik hukum-hukum
shalat, jumlah rakaatnya, tata caranya, kemudian
membiasakannya dengan penuh ketekunan dan kesabaran
sehingga shalat akan menjadi akhlak dan kebiasaan bagi anak.