Page 12 - E-Modul Interaktif Berbasis Case Study Dengan Mengintegrasikan QR Code Pada Materi Basidiomycota
P. 12
Modul Pembelajaran Mikologi | Basidiomycota
Menurut Dwidjoseputro, (1978:8-12) cara bersatunya dua sel yang berlainan jenis dapat
diklasifikasikan sebagai berikut:
1. Persatuan planogamet, merupakan persatuan dua gamet yang dapat bergerak yang disebut
planogametogami. Kalau persatuan terjadi antara dua planogamet yang berbeda ukuran atau
planogamet yang satu dapat bergerak sedang yang lain tidak, maka persatuan itu disebut
anisogametomi.
2. Kontak antara gametangium, pada banyak species jamur yang tidak menghasilkan sel kelamin,
plasmogami dapat terjadi langsung antara dua gametangium yang kompatibel, sedangkan
masing-masing gametangium selama plasmogami tidak mengalami perubahan. Melalui suatu
lubang atau saluran kecil yang terjadi antara kedua gametangium yang mengadakan kontak,
mengalirlah inti atau inti-inti dari anteridium ke oogonium. Setelah ini berakhir, maka oogonium
dapat berkembang, sedangkan anteredium mungkin mengalami desintegrasi.
3. Persatuan gametangium atau gametangiogami, pada Gametangiogami terjadi perpindahan
seluruh isi anteredium ke oogonium. Terdapat dua cara, pertama yaitu antara anteridium dan
oogonium terbentuk lubang atau saluran, sehingga seluruh protoplast dari anteridium pindah ke
oogonium lewat lubang atau saluran. Kedua, kedua gametangium luluh menjadi satu tubuh baru.
4. Spermatisasi, beberapa jamur tingkat tinggi menghasilkan semacam konidia kecil berinti satu
yang disebut spermatia. Spermatia dapat terbawa angin, air, serangga atau lainnya untuk
membuahi gametangium betina. Antara spermatania dan gametangium terdapat lubang tempat
mengalir protoplast dari spermatia ke gametangium (oogonium).
5. Somatogami, pada jamur-jamur tingkat tinggi tertentu tidak terdapat alat kelamin, maupun sel
kelamin, dan persatuan protoplast antara dua jenis yang kompatibel dapat berlangsung dari setiap
sel tubuh (hifa) dari jenis yang satu dengan sel tubuh (hifa) dari jenis yang lain.
Untuk mempermudah anda
memahami reproduksi jamur,
silahkan tonton video berikut
ini !
Gambar 6. Reproduksi Jamur
Sumber: Campbell, dkk., (2012: 207)
9