Page 54 - E-Modul Fisling Lidia Nia FIX_Neat
P. 54
Substitusikan ℎ ke ∑ ℎ , maka:
= ℎ (2.9)
2) Energi potensial pegas
Contoh lain dari gaya konservatif adalah pegas yang diregangan dengan massa yang
dapat diabaikan. Misalkan anda menarik balok yang menempel pada pegas dari posisi
kesetimbangannya yaitu dari x = 0 menuju x > 0 (Lihat pada gambar 29). Ketika balok
dilepaskan maka balok akan menekan pegas sehingga panjangnya menjadi x < 0. Hal
tersebut menunjukkan bahwa ada perbedaan panjang pegas yang dikenai gaya jika
dibandingkan dengan panjang pegas sebelum dikenai gaya atau pegas dalam keadaan
normal.
Gambar 29. Gambar (a) pegas normal, (b) pegas teregang, (c) pegas tertekan.
Usaha yang dilakukan oleh pegas terhadap balok bernilai negatif karena gaya yang
diberikan oleh pegas terhadap balok dan perpindahan balok arah berlawanan. Jika balok
E
dilepaskan, gaya pegas yang bekerja akan bernilai positif pada saat balok tersebut
bergerak kembali ke posisi semula. Saat kita menarik balok yang menempel pada pegas
lalu kita lepaskan balok tersebut, maka pegas akan tertekan oleh balok, peristiwa itulah
yang kita sebut sebagai energi potensial pegas. Sehingga kita dapat menghitung fungsi
energi potensial yang berkaitan dengan gaya konservatif dengan menggunakan
54