Page 30 - EBOOK ZAINI AHMAD DAHLAN
P. 30

1.30                            Pembinaan Kehidupan Keluarga  



        mikroskop.  Pemeriksaan  ini  dapat  dilakukan  setiap  tahun.  Jenis  kanker
        cerviks  banyak  ditemukan  pada  wanita  umur  40-55  tahun,  dan  timbulnya
        kanker ini diduga berhubungan erat dengan infeksi herpes virus tipe II dan
        Human  papilloma  virus.  Pengobatan  dengan  operasi,  sinar  radio  aktif,  dan
        obat-obatan.

        Patogenitas mikroorganisme penyebab penyakit Gonorhoe dan Siphylis
            Seperti  telah  dikemukakan  di  atas  siphyilis  adalah  salah  satu  jenis
        penyakit  menular  seksual  hasil  dari  infeksi  bakteri  pada  saluran  genital.
        Bakteri penyebab siphyilis adalah Treponema pallidum yang ditularkan dari
        satu orang ke orang lain selama hubungan seksual melalui vagina, oral, atau
        anal serta kontak langsung dengan luka pada penderita  siphylis. Siphylis juga
        dapat ditularkan dari ibu yang terinfeksi kepada bayinya selama kehamilan
        dan  dapat  menyebabkan  kematian  janin  atau  cacat  lahir  yang  serius.
        Treponema pallidum adalah subspesies bakteri spiroseta yang menyebabkan
        penyakit  siphyilis.  Treponema  memiliki  sitoplasma  dan  membran  luar.
        Bakteri  treponema  ini  hanya  terlihat  oleh  mikroskop  cahaya  yang
        menggunakan  dark  field  illumination.  Bakteri  penyebab  siphylis  ini  dapat
        dideteksi  dengan  zat  khusus  seperti    Dieterle.  Treponema  pallidum  juga
        terdeteksi oleh serologi, seperti nontreponemal VDRL, reagin plasma cepat
        (RPR)  dan  tes  antibodi  treponemal  (FTA-ABS),  reaksi  imobilisasi
        Treponema pallidum (TPI) dan pemeriksaan siphylis TPHA.
            T. pallidum adalah bakteri spiroseta aktif yang menular melalui kontak
        seksual.  Bakteri  sifilis  kongenital  ini  memasuki  inangnya  melalui  epithel
        skuamosa  atau  kolumnar.  Organisme  ini  juga  dapat  ditularkan  ke  janin
        melalui  plasenta  selama  kehamilan  sehingga  menimbulkan    struktur  heliks
        T.  pallidum  memungkinkannya  untuk  bergerak  seperti  gerakan  membuka
        botol melalui media cairan yang kental seperti lendir. Bakteri tersebut dapat
        berpindah  ke  dalam    darah  dan  sistem  getah  bening  inangnya  melalui
        jaringan dan membran mukosa.
            Subspesies  Treponema  pallidum  memiliki  salah  satu  genom  bakteri
        terkecil pada 1,14 juta pasangan basa (Mb). Bakteri ini memiliki keterbatasan
        kemampuan metabolisme, yang mencerminkan kemampuan adaptasi melalui
        pengurangan  genom  pada  jaringan  mamalia.  Bentuk  Treponema  pallidum
        datar  dan  bergelombang,  tidak  seperti  spiroseta  lainnya  yang  berbentuk
        heliks.
   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35