Page 58 - Modul Ajar IPS 8 Genap
P. 58

3.  Bagaimana Kehidupan Ekonomi pada Masa Reformasi?

                 Setelah kalian mempelajari kondisi perekonomian pada masa Orde baru,
                 akan kita lanjutkan dengan kondisi ekonomi pada masa Reformasi. Setelah
                 berakhirnya  pemerintahan  Orde  Baru  yang  dinilai  sudah  tidak  sesuai

                 dengan  cita-cita  bangsa  Indonesia,  masyarakat  menghendaki  adanya
                 perubahan dan peningkatan kualitas demokrasi seiring dengan kemajuan
                 prosedur  demokrasi.  Reformasi  yang  terjadi  di  Indonesia  pada  1998

                 merupakan suatu gerakan untuk mengadakan perbaikan dalam bidang
                 politik, sosial, ekonomi, dan hukum. Gerakan ini muncul karena keadaan
                 keadaan  masyarakat  Indonesia  sejak  terjadinya  krisis  moneter  sangat
                 terpuruk.
                     Krisis  keuangan  yang  melanda  Indonesia  sejak  tahun  1997  terus

                 berlanjut. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika melemah yang semula
                 Rp2.500  pada  tahun  1997  menjadi  Rp15.000  pada  bulan  Juni  1998.
                 Melemahnya  nilai  tukar  rupiah  memicu  terjadinya  krisis  ekonomi.  Banyak

                 perusahaan dalam negeri yang melakukan pinjaman luar negeri dalam kurs
                 dolar  Amerika  kesulitan  membayar  pinjaman,  karena  nilai  tukar  rupiah
                 terhadap  dolar  Amerika  lemah.  Angka  pemutusan  kerja  meningkat
                 disebabkan  banyak  perusahaan  yang  melakukan  penghematan  atau
                 menghentikan  kegiatan  usaha  (bangkrut).  Angka  kemiskinan  bertambah,

                 harga-harga  kebutuhan  pokok  naik  tidak  terkendali,  dan  biaya  hidup
                 makin tinggi.


                     Upaya pemulihan ekonomi negara terus dilakukan oleh pemerintah.
                 Masing-masing periode pemerintahan memiliki cara yang berbeda untuk
                 memulihkan perekonomian negara.


                     Kalian telah mempelajari perkembangan ekonomi Indonesia dari awal
                 kemerdekaan hingga Reformasi  serta  kebijakan perekonomiannya. Setiap
                 masa kepemimpinan punya kebijakan masing-masing dan berperan besar

                 dalam peningkatan ekonomi negara.  Kebijakan masa Orde Baru  yang  dinilai
                 otoriter  dan  terpusat  (sentralistik)  telah  melahirkan  kebijakan  otonomi
                 daerah.  Kebijakan  tersebut  memberikan  wewenang  kepada  daerah  untuk
                 mengelola  daerahnya  dan  sumber  daya  alam  yang  dimiliki  oleh  masing-

                 masing  daerah.  Otomoni  daerah  melahirkan  Badan  Usaha  Milik  Daerah
                 (BUMD) untuk mengelola daerahnya masing-masing.
   53   54   55   56   57   58   59   60   61   62   63